Aliansi Cilenggang Bersatu Meminta Wika Ikuti MOU Yang Sudah Dibuat

Tangerang Selatan,Detiknews.id — Kr truck pengangkut 1 unit beko dengan Nopol B 9172 CU dihadang oleh Warga yang mengatasnamakan Aliansi Cilenggang Berdaulat  yang dipimpin Ustadz Maspur Sidik akhirnya Beko diturunkan di depan jalan gang menuju Rt 10/04,selasa (17/09/2019)

Karena pihak Wika sudah melanggar perjanjian yang sudah disepakati kalau Tanah belum dibayarkan semua maka alat berat tidak boleh diturunkan ke Cilenggang, warga meminta pihak Wika agar alat berat segera di tarik dari Cilenggang sampai dengan perjanjian yang disepakati terpenuhi.

Perwakilan warga bersama LBH beserta Aliansi Cilenggang Bersatu melakukan mediasi dengan pihak Wika dikediaman dr. Krisna.

Dalam mediasi tersebut Ustadz Maspur Sidik(Aliansi Cilenggang Berdaulat ) meminta agar semua aturan diselesaikan terlebih dahulu dan pihak Wika jangan langsung menurunkan alat berat sedangkan perjanjian belum terlaksana ” saya sudah memberitahukan kepada Pak Lurah tapi tidak ada tindak lanjutnya, sebelum alat berat turun sudah ditanyakan kepada pak lurah, kalau belum ada ijin dari lurah jangan sampai ada aktifitas” kata Ustad Maspur

Baca Juga
Kapolsek Cisauk Dan Unsur Muspika Kecamatan Setu Hadiri Pemakaman Korban Longsor  

Sementara Khusnul Na’im (Ketua LBH Keadilan Rakyat ) menjelaskan kalau dilihat dari hukum ini adalah cacat hukum karena pihak Wika belum meminta ijin kepada pihak warga yang terlintasi alat berat yang akan kelokasi tanah BSD ” saya akan melawan kalau semuanya cacat hukum,Silahkan bapak sampaikan kepada Rt dan Rw hadirnya kami disini bukan untuk menambah konflik tapi kami hanya ingin membantu penyelesaiannya, Saya memohon hentikan penurunan alat berat dan ini disaksikan oleh Lurah, untuk alat berat yang sudah turun silahkan ditarik kembali”,jelas Na’im

Muchsin (Perwakilan WIKA ) mengatakan bahwa setelah dirinya mengajukan alasan kenapa dirinya mau menurunkan alat berat karena dari pihaknya sudah memberikan konvensasi kepada pihak Rt dan Rw, dan dirinya sudah buat perjanjiannya dikantor dan sudah sodorkan surat perjanjiannya kepada Rt dan Rw

Baca Juga
NH Zakat Kita Jakarta Gelar Talk Show Millennials And Humanitarian Voluenter

Umar Dhani( Lurah Cilenggang ) menjelaskan

Sebenarnya Wika sudah masuk wilayahnya setelah berkordinasi dengan pihak Wika ” saya minta pihak Wika untuk berkordinasi dengan Aliansi karena cilenggang ini adalah keluarga besar saya,Kalau setahu saya MOU yang dibuat adalah alat yang turun adalah yang kecil bukan yang besar, kalau seandainya ada pohon warga yang dipapas silahkan dibayarkan dengan harga sesuai, kalau kegiatan itu tidak mengganggu silahkan dilanjutkan tapi berkoordinasi dengan Aliansi, saya juga selalu menyampaikan kepada masyarakat dan merangkul masyarakat terkait harga yang sudah di tentukan, Saya juga tidak mau main selonong sendiri kalau ada solusi hayo kita musyawarah gimana jalan yang terbaiknya”,tutur umar

Maman Perwakilan Aliansi warga cilenggang bersatu meminta kalau ada aktifitas apapun untuk di hentikan jangan sampai dilanjutkan, karna kuatir ada pihak-pihak yang ingin membenturkan warga dengan pihak WIKA,itu bentuk ketegasan  bukan untuk memperkeruh mashalah tapi untuk menuntut keadilan.

Baca Juga
Korban Banjir Ciledug Indah Terima Bantuan Dari Kemensos RI

Hadir dalam mediasi ,Umar Dani (Lurah Cilenggang),Drs. Sani (LBH Keadilan Rakyat),Khusnul Na’im (LBH Keadilan Rakyat) ,Ustad Maspur Sidik (Aliansi Warga Cilenggang Bersatu), H. Maman (Aliansi Warga Cilenggang Bersatu),Dr. Krisna (Pemilik Lahan Rumah),Muchsin (Perwakilan WIKA),Akp.Fredy Yudha Satria (kapolsek cisauk), Ipda Mulyadi (Panit Humas Polres Tangsel),Ipda Wahyu Adi Wibowo (Panit Intel Polsek Serpong) ,Sertu Sugeng (Babinsa Kel Cilenggang),Bripka Bernard (Babinkamtibmas Cilenggang),H. Ansori (Tomas Cilenggang),Bari (Perwakilan BSD)

Pasukan Pengamanan yang diturunkan 5 personil koramil 03/serpong Pimpiman Kapt Arh Samsuri (Wadanramil 03/Srp), 5 personil Polsek Serpong Pimpinan Ipda Sulistyo Sunardi (Kapospol Graha Raya) ,20 orang Security BSD Pimpinan Bapak Bari .(nur)

Komentar

Berita Terkait