oleh

Bully Walikota Surabaya di Akun Facebook Roni Rosario

Header

Detiknews.id Surabaya – Siapa tak kenal Tri Rismaharini Walikota Surabaya, di tengah Pandemi Covid-19 menjadi garda depan untuk peduli masyarakat Surabaya. Namun masih saja banyak kecaman dari sisi segelintir orang yang tidak bertanggung jawab. Salah satunya, pemilik akun media sosial facebook Roni Rosario.

info DetikNews.ID

Kapolda Jatim Kapolrestabes Surabaya AKBP Teddy Chandra S.I.K Kombes Pol Latif Usman, S.I.K, M.Hum Max One Hotel Dharmahusada Surabaya POP HOTEL SURABAYA

lanjut baca berita

Akibat ulahnya, dikecam ribuan nitizen karena menulis kata tidak beretika. Pemilik akun itu, mengunggah di sejumlah group facebook di Jawa Timur dengan gambar Risma sedang duduk makan nasi kotak. Sementara dibelakang banyak barang yang harus segera di salurkan kepada yang membutuhkan.

Di media sosial itu Roni mengatakan, kog ga wong iki ae sing kenek Corona, ” katanya di facebook itu.
Ditambah dengan perkataan, gembel suroboyo kelaparan (dengan emoticon tertawa), ” ujarnya Jum’at (29/05/2020)

Dari status di akun itu,  komentar Roni menyamakan Risma dengan barang kurang berharga di Surabaya. Sontak saja, ratusan komentar nitizen membanjiri postingan yang repost dikecam oleh Nancy Liem di salah satu group.

Kurang ajar wong gk tau pendidikan iku wong tuane gk isok ngajari toto romo blas,” sebut Alfiyah Yuliatin dalam komentarnya.

Bukan hanya Alfiyah, komentar pedas juga tulis oleh komentator lain mengecam postingan itu.
Bahkan, mereka ada yang mengatakan bahwa Risma adalah pemimpin baik dan patut diapresiasi.

Ya Allah…orang sebaik bunda Risma yg tulus, ikhlas dan jujur dlm pengabdiane masih ada yg nyinyir… smoga sadar ya,” tulis Puji Amaningrum.

Selain itu pemilik akun Dwi Efien, dirinya meminta polisi segera mencari dan melacak siapa pemilik akun tersebut, agar segera dilanjutkan ke ranah hukum karena itu sudah masuk penghinaan.

Ini bukan menkritik kinerja bu Risma tpi udah penghinaan secara personal. Laporkan atas tindakan yang tidak menyenangkan. Bui tanpa kata maaf. Ini sudah pelecehan,” ujarnya dengan geram. (M9)

Komentar

Berita Terkait