Lockdown 5 Hari, Ini Pesan Humas Pengadilan Negeri Surabaya

Detiknews.id Surabaya – Sesuai surat keputusan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, bernomor : W14.U1/ 344/ KP.04.6/ 01/ 2021 menetapkan sejak Senin, Tanggal 18 hingga 22, Januari 2021 pengadilan dinyatakan Lockdown (Pembatasan Kegiatan).

Keputusan ini pun dikeluarkan pasca PN melakukan pelaksanaan PCR/SWAB, terhadap seluruh ASN atau Keluarga besar PNS surabaya, pada tanggal 13 Januari 2021 yang lalu.

Sehingga setelah menunggu hasil selama 4 hari, Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Surabaya telah menyerahkan hasil nya kepada Ketua PN Surabaya, dan ternyata dari hasil pemeriksaan terdapat sejumlah 11 orang yang positif terpapar.

Mayoritas dari kalangan pegawai Panitera Pengganti (PP). Sehingga kumulatif jumlah warga PN yang terpapar virus saat ini berjumlah 15 orang termasuk 4 orang yang sudah dirawat sebagai pasien covid 19 saat sebelum dilakukan Swab Massal.

Sebagaimana informasi ini di sampaikan oleh Humas Pengadilan, yakni Hakim senior Martin Ginting, SH, MH mewakili pernyataan ketua PN Dr. Joni SH, MH.

“Atas dasar kondisi tersebut, maka KPN Surabaya Bpk. Dr.Joni SH, MH,  segera melaporkan kepada KPT JATIM dan saat itu memberi arahan hingga kemarin sore ( 17 jan 2021) KPN Surabaya segera menerbitkan surat keputusan pelaksanaan Lockdown di PN Surabaya terhitung mulai tanggal 18 hingga tanggal 22 Januari 2021 nanti,” kata Humas Martin Ginting pada awak media. Senin (18/01/2021).

Humas juga menyampaikan pesan ketua PN, Menurut ketua pengadilan jika keselamatan pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN), Maupun Masyarakat pengguna jasa PN Surabaya adalah menjadi pertimbangan utama dalam Lockdown ke-3 ini.

Komentar

Berita Terkait