Ditpolair Polda Jatim-Baharkam Polri Bongkar 40 Ton Potassium Chlorate

Detiknews.id Surabaya – Total jumlah bahan peledak yang berhasil disita dari 3 lokasi seberat 40.375 Kilogram atau 40 Ton. Sejumlah 1020 Karung Potassium Chlorate yang siap edar, berhasil digagalkan oleh Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri.

Pelaku peracik bahan peledak Bom Ikan adalah M. Baidowi (43) warga asal Socah Bangkalan, Madura dan WP (34) Direktur PT. DTMK.  Keduanya diamankan di Kantor Ditpolairud Polda Jatim di Perak Utara Pabean Cantikan Surabaya.

Kegiatan ungkap kasus dihadiri oleh Dirpolair Korpolairud baharkam Polri M. Yassin Kosasih S.I.K, M.Si, Dirpolairud Polda Jatim Kombes Pol Arnapi S.H., S.I.K., M.Hum dan Kasubdit Intelair Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri AKBP Yuldi Yusman S.E, M.Si.

Ungkap kasus bahan peledak yang terdiri dari, Potassium Chlorate dan Sodium Perchlorate yang telah dilakukan uji laboratorium. Hasilnya, kedua bahan tersebut merupakan senyawa Kalium Klorat (kclo3) yang merupakan komponen bahan peledak jenis low explosive.

Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri Brigjen Pol Yassin didampingi Dirpolairud Polda Jatim Kombes Pol Arnapi Dirpolairud Polda Jatim mengatakan, kejadian ini bermula dari hasil pengembangan pengungkapan yang pertama.

“Dari hasil pengembangan tersangka tindak pidana pembuatan bom ikan dengan satu terduga pelaku, akhirnya kembali mengamankan satu tersangka direktur utama perusahaan PT. DTMK Surabaya,” jelasnya. Senin (18/01/2021)

Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri menunjukkan barang bukti / M9

Menurut Brigjen Pol Yassin, peran PT. DTMK melakukan penjualan Potassium Chlorate kepada perorangan dengan tindak melakukan penelusuran latar belakang pembeli dan mengabaikan aspek keselamatan dan kesehatan dengan tujuan penjualan dengan mendapatkan keuntungan.

Komentar

Berita Terkait