Electrifying Agriculture Dibahas PLN saat Gelar Audiensi bersama Bupati Kediri

PLN

Detiknews.id Surabaya – Electrifying Agriculture dibahas oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur saat menggelar audiensi. Ini dalam rangka terus memperkuat sinergi dan koordinasi dalam upaya penyediaan kelistrikan yang andal salah satunya melalui elektrifikasi di sektor pertanian.

Electrifying Agriculture adalah program PLN dengan mengajak para petani untuk beralih ke alat-alat dan mesin pertanian berbasis listrik sehingga lebih maju dan modern dengan peningkatan produktivitas dan efisiensi biaya operasional.

Audiensi yang digelar oleh Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kediri, disambut baik oleh Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana. Kegiatan berada di Pendopo Kabupaten Kediri.

Dalam audiensi tersebut, Hanindhito Himawan Pramana menyampaikan apresiasi atas kunjungan PLN. Dhito juga meminta dukungan kelistrikan yang andal dari PLN untuk peningkatan perekonomian di Kabupaten Kediri.

Baca Juga
PLN Perkuat Sinergi Bersama Pemkab Pacitan dan 3 Kejaksaan Negeri di Jatim, Dukung Kelistrikan 

“Dukungan kelistrikan dari PLN sangat penting supaya seluruh program, khususnya pada bidang pertanian. Dengan listrik yang andal, program dapat berjalan baik, yang tentunya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat kabupaten Kediri,” tutur Dhito.

Saat ini PLN dan Pemerintah Kabupaten Kediri tengah menggarap potensi pengembangan listrik di 1.500 titik persawahan. Sektor pertanian di Kediri menjadi salah satu penunjang utama perekonomian warga. Tercatat sebanyak 6.816 pelanggan electrifying agriculture dengan total daya sebesar 14,91 MVA.

Manager PLN UP3 Kediri, Deny Setiawan memaparkan kondisi sistem kelistrikan Jawa Timur yang saat ini memiliki surplus daya sebesar 2.317 MW. Dengan cadangan daya tersebut, PLN dipastikan dapat mencukupi kebutuhan investasi dan pertumbuhan industri. Deny juga memastikan dukungan PLN untuk sektor pertanian melalui program electrifying agriculture.

Baca Juga
PLN Sukses Kelola FABA Capai 1,45 Juta Ton di Semester I 2023

Tak hanya kondisi kelistrikan, audiensi juga membahas program Pemerintah Kabupaten Kediri di bidang pertanian, pemungutan Pajak Barang dan Jasa Tertentu atas Tenaga Listrik dan juga Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan.

Kegiatan serupa juga dilaksanakan oleh tujuh (7) Unit Pelaksana tersebar dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat pada bulan Maret 2024, yakni dengan Kejari Pasuruan, Kejari Malang , Kejari Blitar, Kejari Pamekasan, Kejari Mojokerto, Kejari Nganjuk dan Kejari Probolinggo.

Selain audiensi, PLN UP3 Pasuruan juga melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama dengan Kejari Kabupaten Probolingg dan Kejari Kota Pasuruan.

General Manager PLN UID Jawa Timur, Agus Kuswardoyo menyampaikan terima kasih terhadap seluruh stakeholder yang telah mendukung upaya PLN untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Agus juga menyampaikan pentingnya peran stakeholder dalam mendampingi dan mendukung keberhasilan proses bisnis yang dijalankan PLN.

Baca Juga
PLN Ajak Mitra Binaan Gelar Inacraft, Raih Omset Ratusan Juta

“Ke depan, kami berharap sinergi ini dapat terjalin lebih baik lagi. Dan tentunya, dengan dukungan seluruh stakeholder, PLN dapat terus melayani masyarakat Jawa Timur dengan kualitas terbaik,” tutup Agus. (M9)

Komentar

Berita Terkait