Detiknews.id Garut – Bank Indonesia (BI) kembali sukses membangun binaannya. Terbukti hadirnya Kebun Eptilu (Fresh from Farm), berada di Desa Mekarsari, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Hal ini dipaparkan di Capacity Building, Jum’at (13/2/2026), oleh Founder Eptilu Garut, Rizal Fahreza, kepada rombongan media dan tim Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur.
Kebun Eptilu Garut, BI menerapkan pertanian berbasis teknologi, mendorong transformasi lahan konvensional. Menjadi pusat edukasi pertanian modern, dengan penerapan teknologi tepat guna.
Pendampingan dilakukan secara bertahap, mulai dari Capacity Building, produksi presisi, hingga membuka kepastian akses pasar. Setiap tahapan dilengkapi evaluasi before dan after agar manfaatnya terukur secara jelas. Lahan yang sebelumnya dikelola secara tradisional kini berkembang menjadi kawasan hortikultura modern, yang produktif dan berdaya saing.
Menurutnya, saat ini pihaknya mengelola lebih dari 75 hektar lahan hortikultura dengan komoditas beragam, seperti jeruk lemon, cabai, tomat, hingga kentang. Hasil produksi dinilai memiliki kualitas dan kuantitas yang sangat baik, didukung sistem irigasi optimal serta pemanfaatan teknologi pertanian.
“Kami di lahan ini, membudidayakan komoditas secara modern dan juga alami sebagai bentuk edukasi. Kami menerapkan dua model pertanian, yakni metode alami dan metode berbasis teknologi. Pengunjung bisa membandingkan hasil, pertumbuhan, dan produktivitasnya secara langsung,” ungkap Rizal.
Kebun Eptilu (Fresh from Farm), menerapkan, sistem smart greenhouse. Dengan pengairan berbasis aplikasi yang dapat dikendalikan melalui ponsel. Teknologi tersebut dikembangkan melalui kerja sama dan pendampingan Bank Indonesia sejak 2022. Hasilnya, produksi cabai meningkat signifikan dengan kualitas yang lebih terjaga.
Produk hortikultura Eptilu kini mampu menembus pasar luar Garut, seperti DKI Jakarta dan Banten. Selain menjual produk segar, Eptilu juga mengembangkan produk olahan guna meningkatkan nilai tambah komoditas.
Tak hanya fokus pada produksi, Eptilu turut mengembangkan konsep agrowisata edukatif. Pengunjung dapat memetik jeruk langsung dari pohon, menikmati panorama pegunungan Cikajang. Serta mencicipi sajian di Resto dan Kafe Eptilu, yang mengusung konsep farm to table.
Hadirnya Kebun Eptilu (Fresh from Farm), meripakan model integrasi pertanian modern dan wisata. Edukasi ini diharapkan, menjadi contoh pengembangan hortikultura berbasis teknologi yang berkelanjutan di daerah. (M9)





Komentar