Apel Sinergitas TNI-Polri, Forkopimda Jatim Dukung Program Pemulihan Ekonomi Nasional

Detiknews.id Surabaya – Apel sinergitas TNI-Polri Jawa Timur Tahun 2022, dihadiri Forkopimda Jawa Timur  diselenggarakan Kodam V/Brawijaya, di daerah Latihan Sidodadi, Lawang-Malang. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mendukung program pemulihan ekonomi nasional di wilayah Jawa Timur. Sebanyak 364 peserta apel, terdiri jajaran Kodam V/Brawijaya sebanyak 225 orang dan jajaran Polda Jawa Timur sebanyak 139 orang.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayjend TNI Nurchahyanto dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta menghadiri dan memberikan sambutan dalam pelaksanaan apel Sinergitas TNI Polri wilayah Jawa Timur Tahun 2022 yang diselenggarakan Kodam V/Brawijaya, yang diikuti oleh Pejabat utama Kodam V/Brawijaya, Pejabat Utama Polda Jatim. Dengan jumlah peserta apel sebanyak 364 yang terdiri dari para Komandan Satuan TNI-AD jajaran Kodam V/Brawijaya antara lain Dandim, Danyon, perwakilan Danramil sedangkan dari jajaran Polda jatim terdiri dari para Kapolres, perwakilan Kapolsek, Danyon, dan Danki Brimob Polda Jatim.

Baca Juga
Perak Bisa Jaga Kondusifitas Pilkada, Sinergitas Polres Tanjung Perak dan Wartawan

Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Nurchahyanto mengatakan, Apel Sinergitas TNI-Polri oleh Kodam V/Brawijaya ini bertujuan untuk meningkatkan peran TNI-Polri dalam rangka mendukung Program Pemulihan Ekonomi Nasional di Wilayah Jawa Timur.

“Dalam Apel Sinergitas ini di ikuti oleh 364 orang yang terdiri jajaran Kodam V/Brawijaya sebanyak 225 orang dan jajaran Polda Jawa Timur sebanyak 139 orang,” kata Pangdam.

Dalam kesempatan ini Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta menyampaikan, diperlukan sinergitas TNI, Polri, dan Pemda dalam rangka penanggulangan Covid-19, percepatan vaksinasi, pemulihan ekonomi nasional dan pengamanan Idul Fitri serta jalur mudik.

“Untuk menjawab tantangan Kamtibmas di Jawa Timur dibutuhkan komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi yang baik antar 3 pilar dan seluruh komponen,” arahannya.

Baca Juga
FKPPI Papua Barat Diharapkan Dapat Pelihara dan Jaga Stabilitas Keamanan Papua Barat Tetap Kondusif

Gubernur Jatim Khofifah menambahkan. Ada beberapa ancaman yang harus kita hadapi yaitu ancaman perang ideologi, ancaman perang budaya, ancaman perang ekonomi, dan ancaman perang covid-19.

“Sinergitas TNI-Polri dalam mendukung Pemulihan ekonomi Nasional adalah penanganan Covid 19, setelah itu pandemi terkendali dan akhirnya iklim investasi terjaga,” ujarnya

“Sinergitas tidak hanya di tingkat Provinsi tetapi harus sampai pada tingkat Desa. Kunci dari strong patnership adalah pentingnya teamwork dalam melakukan kerjasama,” tandasnya Gubernur Jatim. (M9)

Komentar

Berita Terkait