Detiknews.id Surabaya – Emas merupakan investasi yang terus melonjak, namun masyarakat harus bijak. Selain emas fisik, emas digital kini menjadi pilihan karena kemudahan akses, transaksi cepat, dan fleksibilitas investasi melalui gawai. Pegadaian mempermudah berbagai transaksi emas dalam satu platform.
Pegadaian, menghadirkan layanan aplikasi digital Tring! Dengan produk Tabungan Emas yang dijamin 1:1, dengan emas fisik 24 karat yang tersimpan, di vault berstandar internasional dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sebagai BUMN dengan pengalaman lebih dari 124 tahun.
Dinamika pasar global mengingatkan pentingnya kehati-hatian. Penutupan salah satu platform investasi emas di Asia, baru-baru ini menimbulkan kerugian hingga Rp 30 triliun dan berdampak pada sekitar 150.000 nasabah. Pegadaian mengajak masyarakat untuk cerdas dan bijak memilih layanan aplikasi digital. Kasus tersebut menegaskan, bahwa legalitas dan keberadaan aset riil menjadi fondasi utama dalam investasi emas digital.
Pegadaian, juga menekankan lima aspek penting yang harus diperhatikan masyarakat. Sebelum memilih platform investasi emas digital, yakni kejelasan legalitas dan pengawasan regulator, kepastian emas fisik sebagai underlying asset dengan rasio 1:1, transparansi harga dan spread, likuiditas. Serta kemudahan pencairan, hingga reputasi dan sistem keamanan digital platform.
Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan, menyampaikan, nasabah dapat menabung emas mulai dari Rp10.000 yang langsung dikonversikan menjadi saldo emas dengan jaminan aset riil.
“Selain menabung, nasabah juga dapat mendepositokan saldo emas. Untuk memperoleh margin maupun menggadaikan saldo emas, guna mendapatkan dana cepat tanpa menjual aset,” tegasnya.
Sementara itu, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya Ahmad Zaenudin, menegaskan, pentingnya literasi dan kehati-hatian masyarakat dalam memilih investasi emas digital.
“Kami mengimbau masyarakat tidak mudah tergiur imbal hasil tinggi, tanpa dasar legal dan aset yang jelas. Karena investasi yang sehat harus mengedepankan keamanan, transparansi, dan kepercayaan,” pungkasnya. (M9)





Komentar