oleh

Kasus MeMiles, Keluarga Cendana Akan Diperiksa Selasa

Detiknews.id Surabaya – Dalam pengembangan Kasus Investasi Online Ilegal berlabel MeMiles, Ditreskrimsus Polda Jatim fokus membantu masyarakat yang menjadi Korban dari MeMiles. Senilai Rp. 750 Miliar, masyarakat menjadi korban.

Terkait ini, Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol. Gideon Arief Setyawan mengatakan, kami akan melakukan upaya penyelidikan yang maksimal. Dengan mengembalikan aset masyarakat yang menjadi member.

” Saat ini dari hasil pengembangan ada penambahan aset lagi senilai Rp. 2 Miliar dari salah seorang yang masuk dalam rangkaian dari transaksinya tersangka utama. Nantinya aset ini akan dikembalikan kepada member MeMiles. Sebelumnya 4 tersangka tambah lagi menjadi 5 tersangka,” tuturnya.

Disinggung tentang keluarga Cendana, Gideon menjelaskan, ya benar ada kaitannya dengan tersangka utama. Kami akan melakukan pemeriksaan yang bersangkutan di hari Selasa.

” Terkait barang bukti masih banyak yang harus didalami dan akan masuk lagi. Untuk aplikasi MeMiles, bukan Polda yang menutup namun tertutup dengan sendirinya. Karena server yang ada diaplikasi habis dengan sendirinya akan menutup,” pungkasnya. Senin (20/01/2020)

Sebelumnya, Ditreskrimsus Polda Jatim menetapkan empat orang sebagai tersangka Memiles, keempatnya yakni Kamal Tarachan atau Sanjay alias KTM (47), warga Jalan Kintamani Raya, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara sebagai direktur PT Kam And Kam, Suhanda alias FS (52), warga Gang Masjid, Desa Angke,  Tambora, Jakarta Barat, sebagai manajer. Martini Luisa alias MH atau Dokter Eva (54) sebagai motivator atau pencari member dan Prima Hendika alias PH (22) sebagai ahli IT aplikasi MeMiles.

Kasus ini terbongkar saat Polda Jatim mendapati investasi MeMiles yang belum berizin. Awalnya dari rekening PT Kam And Kam. Namun sebelum kasus ini terungkap, uang tersebut telah dialihkan pada orang lain. lnvestasi ini disebut telah memiliki 264 ribu nasabah atau member MeMiles.

Himbauan kepada masyarakat, harus bijak berinvestasi. Harus dicek betul skema bisnisnya. Amankan aset anda, karena kejahatan akan datang disaat ada kesempatan. (M9)

Komentar

Berita Terkait