MAKI Jatim Gelar Diskusi Publik, Tegaskan Jawa Timur Sedang Baik-baik Saja

Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) Provinsi Jawa Timur

Detiknews.id Surabaya – Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) Provinsi Jawa Timur. Menggelar Diskusi Publik, dengan tema, “Jawa Timur sedang Baik-baik Saja“. Kegiatan dibuka langsung oleh Ketua MAKI Jatim, Heru Satriyo. Kegiatan berada di Asmaya Ballroom lantai 5 Hotel Premiere Place Jalan Raya Juanda Sidoarjo.

Jawa Timur sedang baik-baik saja, MAKI Jatim menghadirkan nara sumber yang  berkompeten, di kegiatan Diskusi Publik. Yaitu, DR Basa Alim Tualeka, Kunjung Wahyudi (Ketua FKKS Jawa Timur), Mat Mochtar (tokoh masyarakat Jawa Timur) dan Ketua MAKI Jatim Heru Satriyo. Dihadiri juga, Ketua KADIN Jawa Timur, Sutadi (Tokoh Masyarakat Surabaya) dan perwakilan dari BHS yaitu Sonny Wibisono.

Selain itu banyak Ketua Ketua LSM, Ormas, Aliansi Masyarakat dan Pemuda serta puluhan rekan rekan insan pers media yang setia mengikuti kegiatan mulai dari awal sampai dengan selesainya acara.

Heru MAKI menyampaikan, materi berbasis narasi penegasan bahwa Jawa Tinur saat ini sedang baik baik saja dan Masyarakat Jawa Timur bersama sama sepakat menolak yang namanya Hoax, Kekerasan dan provokasi yang narasinya mengedepankan framing negatif.

Kunjung Wahyudi dalam penyampaian materinya mengulas dengan lugas dan tajam bagaimana konstruksi pemahaman yang namanya pungli (pungutan liar) tersebut adalah bahasa hoax apabila dilinierkan dengan regulasi regulasi penyertanya.

Dalam pemahaman dan penjabaran filosofi bermasyarakat dalam framing berbangsa dan bernegara, DR Basa Alim Tualeka mengupas dengan komprehensif bagaimana sebenarnya pola pikir dalam bingkai harmonisasi yang seharusnya terjadi di tengah ragam masalah yang terjadi saat ini.

Ketua KADIN Jatim yang menghadiri kegiatan tersebut menyampaikan, bahwa kehadirannya menjadi bentuk support serta dukungan di mana kondusifitas Jawa Timur. Menjadi narasi utama, untuk memberikan kenyamanan pengusaha dalam melakukan investasi,” ungkapnya.

Narasi penyampaian dalam Diskusi publik tersebut sangat beragam dengan satu tujuan bersama. Untuk bangkit melawan provokasi yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan masyarakat Provinsi Jawa Timur.

Dalam ending acara,semua peserta bersama sama meneriakkan slogan yaitu Jawa Timur, Damai, Aman, Nyaman dan Sejahtera. Serta Jawa Timur Bangkit Bersama Menuju Gerbang Baru Nusantara.

Deklarasi bersama tersebut menjadi framing positif melawan semua isu yang sifatnya provokatif, Hoax dan semua yang hanya berbasis asumsi dan pendapat pribadi. Berpotensi memecah belah aura persatuan dan kesatuan keragaman Masyarakat Jawa Timur.

Sebagai penutup, dengan bergetar hebat, Heru MAKI menekankan, pentingnya semua sebagai bagian masyarakat Jawa Timur. Untuk bersama sama menjaga Marwah dan kehormatan Provinsi Jawa Timur. Serta menjaga Lambang tertinggi Pemerintah Provinsi Jawa Timur, yaitu Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur,” pungkasnya.

Lawan dan Lawan untuk narasi yang sifatnya provokatif, dengan berbasis narasi framing negatif menjadi pemungkas teriakan Heru MAKI. (M9)

Komentar

Berita Terkait