oleh

Densus 88 Tangkap Teroris Jaringan Jamaah Islamiyah, Ini Cara Rekrutmen Anggota

Detiknews.id Surabaya – Dalam penangkapan Teroris oleh Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri, ada barang bukti berupa senapan angin jenis PCP. Ini digunakan untuk pelatihan Outbound Training anggota Jamaah Islamiyah (JI) yang diselenggarakan sebanyak 11 gelombang di wilayah Bojonegoro selama 2018. Latihan tersebut merupakan program bidang Adira Academy Pendidikan dan Kaderisasi. Tujuan dari pelatihan tersebut adalah untuk melatih keterampilan dan penggunaan senjata dalam rangka persiapan jihad global.


info

DetikNews.ID


AKBP Teddy Chandra S.I.K

setelah ini


lanjut baca berita


Ke 22 terduga teroris yang ditangkap Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri. Di wilayah Jawa Timur yaitu FA, FU, NA, SS, AY, TS, YA, RZ, BR, YP, EP, YT, Al, AS, RA, ZA, ME, IE, HS, AR, BS dan HAB.

Cara kelompok Jamaah Islamiyah menyebarkan misinya, setiap tiga bulan sekali biasanya kelompok ini mengadakan dauroh di wilayah Jawa Timur yang dihadiri oleh anggota Jamaah Islamiah se-Jatim untuk menyamakan persepsi dengan penguatan aqidah agar selalu Samina Wa Atona.

Selain itu, uang untuk pendanaan kelompok ini didapatkan melalui program yang dijalankan oleh kelompok. Dengan cara yaitu penyebaran proposal kepada simpatisan kelompok Jamaah Islamiyah sehingga mendapat donatur yang mampu memberikan uang dalam jumlah banyak.

Ada istilah Fundraising yang dijalankan oleh anggota Jamaah Islamiyah di Jawa Timur yaitu penyebaran Kotak Amal yang mengatasnamakan Yayasan dan pondok Pesantren kelompok ini, dengan cara masing masing. Salah satu contoh dengan menempatkan pada suatu minimarket.

Tim Densus 88 yang mengawal pemberangkatan dari Mapolda Jatim ke Mabes Polri / M9

“Sejumlah 22 orang terduga teroris diberangkatkan dari Mapolda Jatim. Ini hasil tangkapan Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri yang dititipkan di Rumah Tahanan Mapolda Jatim sejak 26 Februari 2021. Hari ini dilakukan Pemberangkatan 2 Bus Teroris ke Mabes Polri, ” tutur Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Dirtahti Polda Jatim AKBP Deny Abrahams dan Kasubdit Penmas AKBP Sinwan. Kamis (18/03/2021)

Wakapolda menambahkan, dititipkan di Mapolda Jatim mulai tanggal 26 Februari 2021, tersangka ditangkap 12 terduga teroris oleh Densus 88 Mabes Polri di 4 Kabupaten / Kota di Jatim. Kemudian dikembangkan pada tanggal 2 Maret 2021, Densus 88 Mabes Polri kembali menangkap 8 terduga teroris.

“Kesemuanya kami tangkap di Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Malang dan Bojonegoro. Hingga pada akhirnya jumlah terduga teroris yang ditangkap sebanyak 22 orang. Mereka masuk didalam jaringan terlarang yakni, Jamaah Islamiah (Jl). Mereka ini ditangkap di lima kabupaten/kota di wilayah jatim. Usai dilakukan interogasi, ” jelasnya. Kamis (18/03/2021)

Lebih jauh dijelaskan, terduga teroris yang ditangkap oleh Densus 88. Mereka sudah berada di Jatim sejak 5 tahun terakhir.

“Selama berada di wilayah Jatim, mereka melakukan kegiatan dengan merekrut anggota baru. Dan diketahui, mereka ini sudah merekrut anggota baru sebanyak 50 orang,” pungkasnya. (M9)

Komentar

Berita Terkait