oleh

Ketua PBNU Bidang Ekonomi Hadiri Peresmian Digitalisasi PPKSI

Jakarta, detiknews.id – Pengurus PBNU menghadiri acara peresmian Digitalisasi Perkumpulan Pedagang Kelontong Sumenep Indonesia (PPKSI) bertema ‘ Digitalisasi Perekonomian UMKM Sumenep ‘ yang diselenggarakan di Hotel Posto Dormire Jakarta,Selasa ( 13/10/2020 ) siang.

info DetikNews.ID

lanjut baca berita

Acara tersebut dihadiri ketua PBNU bidang ekonomi,KH.Dr.Eman Suryaman,ketua umum PPKSI Wiyanto Kawiriyan,Bupati Sumenep diwakili asisten administrasi umum,Agus Dwi Saputra,S.Sos.,M.Si,Direktur PT. Digital Warga NU,Supardi serta pengurus PBNU lainnya.

PPKSI adalah wadah sebagai pusat edukasi yang berhubungan dengan perniagaan warga Sumenep untuk membantu menciptakan iklim usaha yang baik dan inovatif dengan cara meningkatkan kemampuan wirausaha berbasis digital.

Di masa pandemi ini,sektor ekonomi yang paling terpukul akibat maraknya Pemberlakuan Sosial Berskala Besar ( PSBB).

“Walau di tengah pandemi covid,orang Sumenep itu orang yang gigih,ulet dan terus mencari celah untuk mengais rizki serta menggali potensi ekonomi terlebih bekerjasama dengan Pundi Amanah Internasional,bisnis yang berkekuatan besar sehingga mampu membangun perekonomian Sumenep karena UMKM merupakan pondasi perekonomian masyarakat,dan PBNU akan mensupport bagaimana kegiatan-kegiatan ekonomi agar lebih baik,” urai KH.Dr.Eman Suryaman.

Dalam pada itu,ketua umum PPKSI,Wiyanto Kawiriyan  memaparkan bahwa untuk mewujudkan kepastian atas eksistensi dan meningkatkan kesejahteraan sosial bagi pedagang kelontong Sumenep di seluruh Indonesia,dan hadirnya PPKSI sebagai wadah untuk menciptakan iklim usaha yang baik dan inovatif dengan cara meningkatkan kemampuan wirausaha sehingga dapat mengembangkan dan menciptakan lapangan kerja,profesionalisme dan kemampuan bersaing.

“kita harus memutar otak agar masyarakat bangkit kembali pasca pandemi covid-19 yaitu Digitalisasi,membangun perekonomian PPKSI,membangkitkan ekonomi Sumenep,Nahdiyin,dan Indonesia,” terang Wiyanto.

Pada kesempatan yang sama,Asisten administrasi umum yang mewakili Bupati Sumenep,Agus Dwi Saputra mengatakan, untuk membangun ekonomi umat harus ulet dan amanah serta jaga kekompakan,belajar dari diri sendiri sehingga bisa bangkit dalam keterpurukan lewat penguatan UMKM.

Reaksi pertumbuhan ekonomi di 2020,Indonesia masih positif di 2,97 persen dibandingkan negara lain.Di 2021 ini ada harapan,artinya kita lihat digitalisasi ini diharapkan menjadi sumber pertumbuhan sehingga digitalisasi tersebut bisa diterapkan dalam kinerja dan prospek supaya Sumenep khususnya dan Indonesia pada umumnya bisa meningkatkan total produktifitas perekonomiannya. (*)

DIRGAHAYU TNI 75

Komentar

Berita Terkait