Detiknews.id Surabaya – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), mendukung mendukung penguatan budaya literasi. Sejak usia dini, melalui kegiatan edukatif. Kegiatan ini menyasar anak-anak pekerja TPS, sebagai bagian dari upaya pengembangan karakter dan pendidikan.
TPS mendukung literasi budaya, kolaborasi dengan Komunitas Read Aloud Surabaya. Didampingi penggeraknya Yuliana Sidharta atau Kak Jules. Melalui metode membaca nyaring (read aloud), anak-anak diajak menikmati cerita secara interaktif. Dengan bantuan boneka, serta visualisasi layar LCD. Sehingga pengalaman berpetualang, di terminal petikemas terasa lebih nyata dan menyenangkan.
Metode read aloud, dipilih karena tidak hanya melatih kemampuan mendengarkan, tetapi juga mendorong anak. Untuk berdiskusi, berimajinasi, serta mengekspresikan pendapat.
Pendekatan ini dinilai efektif dalam menumbuhkan minat baca, meningkatkan kemampuan berbahasa, serta membangun kedekatan emosional anak dengan buku.
“Literasi sebaiknya dikenalkan sejak dini dengan cara yang menyenangkan. Melalui read aloud, anak-anak dapat belajar berimajinasi, berkomunikasi, dan memahami nilai-nilai positif dari cerita,” ujar Kak Jules.
Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, mengatakan, kegiatan literasi ini juga bertujuan mengenalkan lingkungan kerja orang tua kepada anak-anak.
“Harapannya, dengan kegiatan ini memberi manfaat jangka panjang. Bagi tumbuh kembang anak, sebagai generasi penerus bangsa. Khususnya dalam pembentukan karakter positif, dan peningkatan pengetahuan melalui kegemaran membaca,” pungkasnya. (M9)





Komentar