Perhutani Probolinggo Kunjungan ke Bupati Lumajang, Penyamaan Persepsi dan Bersinergi

Detiknews.id Probolinggo – Administratur Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Probolinggo beserta jajaran melakukan kunjungan kerja ke Bupati Kabupaten Lumajang, dalam rangka silaturahmi terkait penyamaan persepsi dalam hal kerjasama dibidang kelola wisata dan bersinergi dengan sigap, cepat tanggap bencana di wilayah Kabupaten Lumajang, bertempat di Rumah Dinas Bupati Lumajang, Selasa (01/08).

Hadir dalam pertemuan tersebut, Bupati Kabupaten Lumajang Thoriqul Haq, Administratur KPH Probolinggo Agus Widodo, Wakil Administratur (Waka) Lumajang Marhaendro Bagyo Sungkowo, Kepala Seksi (Kasi) Perencanaan dan Pengembangan Bisnis (PPB) Yayan Harianto dan Perwira Pembina (Pabin) Polisi Hutan Mobil (Polhutmob) Rahmat Basuki.

Administratur Perhutani Probolinggo Agus Widodo dalam keteranganya menyampaikan, bahwa kunjungan kerja kali ini dalam rangka meningkatkan hubungan agar semakin harmonis antara pihak Perhutani dengan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang.

Baca Juga
Forkopimda Gresik Apel Gelar Pasukan Kunjungan Wapres RI

“Penyamaan persepsi dalam hal kerjasama bidang kelola wisata, kita perlu dukungan stakeholder terkait, diantaranya dengan Pemkab yang ada di wilayah Kabupaten Lumajang, agar kedepannya terjadi hubungan yang baik untuk menjadikan hutan wilayah Lumajang menjadi lebih hijau dan lestari. Selain itu juga, Perhutani bersama dengan Pemkab Lumajang sigap, tanggap dan cepat bergerak disaat terjadi bencana alam,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq, S.Ag, MML, biasa disapa dengan sebutan Cak Thoriq menyambut baik kedatangan jajaran Perhutani Probolinggo, berharap kedepannya bisa terus bersinergi dalam hal kerjasama bidang kelola wisata dan antisipasi bencana alam serta lainnya yang berkaitan dengan kawasan hutan di wilayah Kabupaten Lumajang.

Baca Juga
Asops Kasad Kunjungi Kontingen Garuda XXXIX-B di Republik Demokratik Kongo

“Kerjasama yang sudah berjalan sebelumnya telah berjalan baik. Dengan hadirnya pejabat baru tidak akan mengubah kebijakan yang telah terbangun baik selama ini. Dan sekarang perlunya untuk ditingkatkan kedepannya, guna melaksanakan penataan hutan yang lestari lebih baik lagi,” ujarnya.(D1)

Komentar

Berita Terkait