Pengawas Ajak Wanita Indonesia, Syiar Ngaji Kehidupan dan Cerdaskan Generasi Bangsa 

Perkumpulan Pengajian Wanita Surabaya (Pengawas)

Detiknews.id SurabayaPerkumpulan Pengajian Wanita Surabaya (Pengawas) menggelar kajian rutin, kali ini dengan nara sumber Ustadz Junaedy Sahal. Kajian menjelang Ramadhan, membahas tentang Tarhib Ramadhan. Kegiatan berada di Gedung Pengawas, Jalan Klampis Semolo Barat, Perum Wisma Mukti, Surabaya. 

Pengawas, wadah syiar untuk pemberdayaan perempuan / M9

Pengawas mengajak wanita Indonesia, Jawa Timur khususnya, untuk maju dan mandiri. Menerima anggota dari semua golongan segmen masyarakat (netral untuk semua jamaah). Rutin melaksanakan kegiatan bakti sosial, di sejumlah daerah dan Yayasan. Ikut mencerdaskan generasi bangsa. Peduli terhadap umat yang membutuhkan. Selain itu juga, memberikan peluang pemberdayaan bagi jemaah, untuk meningkatkan ekonomi, seperti UMKM.

Penasehat Pengawas, Hadyah Untung, S.H, menuturkan, Pengawas berdiri mulai tahun 1965. Awalnya pengajian anggotanya mencapai 5000. Dengan berjalannya waktu dan kondisi sekarang tinggal disederhanakan.

“Kami mendirikan Pengawas, dari kalangan umum, waktu itu tahun 1965. Mayoritas pesertanya dari Jawa Timur, dari golongan apapun. Perkumpulan ini, dilaksanakan setiap satu bulan sekali. Tujuan diadakannya ini, untuk syiar ngaji  kehidupan dan mencerdaskan anak bangsa. Kita punya sekolahan SD, TK dan MI. Harapannya, dengan silaturahmi ini bisa mencerdaskan generasi bangsa dan pemberdayaan wanita di Jawa Timur,” tuturnya. 

Menurut Ketua Umum Afiah Listiana, S.H, tujuan pengajian rutin diselenggarakan dengan beragam tema. Mulai tentang wanita, kesehatan, rumah tangga, pekerjaan dan lainnya.

“Untuk bulan puasa, kami menggelar puasa bareng anak-anak yatim, tarawih bersama, dengan memanggil Ustadz. Kami juga sering bakti sosial. Seperti sebelum covid, kita ada kegiatan kunjungan ke RS Dr. Sutomo, setiap minggu. Rencana kedepannya, Pengawas lebih maju lagi untuk masyarakat umum. Selain pengajian rutin, kami juga memberdayakan jemaah, mewadahi UMKM untuk meningkatkan ekonomi mandiri,” ungkapnya.

Sementara, Ketua I Dra Kasy Mukayat didampingi Humas, Djauhari ati juga menegaskan, Pengawas menggelar Pengajian rutin dihadiri puluhan wanita dari semua golongan. Peduli akan masa depan Indonesia yang lebih baik.

“Kami ikut peduli akan masa depan bangsa. Dengan memajukan dunia pendidikan, mencerdaskan generasi bangsa, peduli akan sesama dengan bakti sosial bencana, maupun peduli sesama menyantuni yang tidak mampu. Juga memberdayakan jemaah, untuk meningkatkan ekonomi mandiri,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Pengawas mempunyai binaan di Surabaya, antara lain: Sekolah TK Pengawas 1 di Gedung Sawentar Pacarkeling, TK Pengawas 2 Wonorejo Rungkut, MI Pengawas Wonorejo Rungkut, TPA Sawentar Pacarkeling, 

Adapun kegiatan kepedulian, yaitu: Donasi Yayasan Kanker di Surabaya, Baksos disekolah daerah yang terkena bencana alam (banjir, tanah longsor, gempa). Berupa bekerjasama dengan Dinas Kesehatan, dengan memberikan santunan. Seperti Gempa jogja, Banjir Jember dan Probolinggo. 

Kepedulian lainnya, juga pernah perawatan jenasah, memberi santunan dan pengajian untuk penghuni Panti Jompo Argo Dadali. Juga pernah menggelar pernikahan massal. Sekaligus, juga mewadahi pemberdayaan jemaah dan ikut mencerdaskan generasi bangsa. (M9)

ads

Komentar