Jelang Pemilu 2024, Kapolres Gresik Gelar Rakor Bersama Forkopimda dan Stakeholder

Polres Gresik

Detiknews.id Gresik – Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024 bersama Forkopimda Kabupaten Gresik, Forkopimcam serta Stakeholder terkait di Kabupaten Gresik bertempat di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Pemkab Gresik. Kamis (18-01).

Hadir dalam kegiatan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua DPRD Kabupaten Gresik Abdul Qodir, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom, Kasdim 0818 Gresik Kapten Siari, Kajari Kabupaten Gresik Nana Riana, Ketua Pengadilan Negeri Gresik I Gusti Ayu Susilawati, Kepala Kemenag Gresik Mohammad Ersat, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Gresik Nanang Setiawan, Komisioner KPU Kabupaten Gresik Devisi Sosdiklih, Parmas dan SDM Makmum, Komisioner Bawaslu Kordiv Pencegahan, Humas dan Pamas saudara Habibur Rohman, Jajaran Kepala OPD Pemkab Gresik, Kapolsek jajaran Polres Gresik, Danramil jajaran Kodim 0817 Gresik.

Kepala Bakesbanpol Kabupaten Gresik Nanang Setiawan menjelaskan bahwa akan memasuki tahapan rapat umum mulai dari 21 Januari sampai dengan 10 Februari 2024, kita berharap situasi Kamtibmas di Kabupaten Gresik tetap aman dan kondusif.

“Upaya yang harus kita pertahankan adalah capaian partisipan pemilu yang sekitar 80,81%, yang mana capaian tersebut telah melebihi standard capaian secara nasional,” kata Kepala Bankesbanpol.

Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM KPU Kabupaten Gresik Makmum, menjelaskan bahwa pemilu dapat berhasil diukur oleh Partisipan Pemilih yang mana Kabupaten Gresik, terutama pada saat pilkada 2020 Kabupaten Gresik merupakan yang tertinggi di wilayah Jawa Timur.

“Partisipasi itu tidak hanya dimaknai masyarakat atau pemilih hadir di TPS, akan tetapi proses pemilu itu dapat diikuti oleh masyarakat dengan baik, karena trennya mendaftarkan diri menjadi kpps tinggi sekali, ini merupakan prestasi yang dimiliki oleh Kabupaten Gresik, maka perlu kita pertahankan,” kata Makmum.

Baca Juga
Kapolres Gresik Imbau Masyarakat Menjelang Pergantian Tahun Baru 2023

Kegiatan sosialisasi yang telah kami laksanakan dengan sasaran tempat pendidikan, seluruh SMA, Penyelenggara Pemilu harus melek Digital, Hoax dan Ujaran Kebencian juga Deligitimasi, tambah Makmum.

Kampanye dilaksanakan selama 75 hari mulai dari 28 November 2023 sampai dengan 10 Februari 2024, mulai tanggal 21 Januari 2024 sudah diperbolehkan dengan menggelar Kampanye Rapat Umum.

Pihaknya telah membuat pengumuman hasil seleksi anggota KPPS tanggal 29 sampai dengan 30 Desember 2023, lalu untuk saat ini akan dilaksanakan Bintek untuk menunjang kemampuan petugas, lalu tanggal 25 Januari 2024 akan dilaksanakan kegiatan Pelantikan anggota KPPS.

Sedangkan Rencana pendistribusian Logistik Awal Februari akan kita prioritaskan untuk distribusi ke Pulau Bawean dengan harapan kami tanggal 13 Februari 2024 seluruh logistik dapat terdistribusi di masing-masing PPS.

Komisioner Bawaslu Kordiv Pencegahan, Humas dan Pamas saudara Habibur Rohman menyebutkan sejatinya ada 3 elemen penting yang menjadi konsentrasi dalam suksesnya pemilu yaitu Penyelenggara, Peserta Pemilu dan Pemilih/ Masyarakat.

“Bawaslu telah melibatkan 20 ormas yang mempunyai basis anggota dengan harapan agar dapat berpartisipasi dalam penyelenggaran pemilu baik offline maupun online,” tukasnya.

Terkait dengan kampanye yang telah berlangsung kurang lebih 43 hari, pihaknya telah melakukan pengawasan sebanyak 150 kegiatan yang telah terdeteksi oleh Bawaslu.

“Secara umum kegiatan kampanye yang dilakukan relatif aman,” tambahnya.

Baca Juga
ASN dan 825 Anggota Polres Gresik Vaksin Secara Serentak

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom mengungkapkan Indikator keberhasilan Pemilu tahun 2024 antara lain, Pemilu dapat terselenggara dengan aman dan kondusif dan Partisipan Pemilu.

“Terkait dengan tingkat partisipan mungkin inovasi yang dapat kita lakukan adalah dengan memberikan door prize di setiap desa dan memberikan fasilitas berupa wifi ataupun tontonan seperti Film yang mana hal-hal kecil tersebut dapat menjadikan masyarakat merasa diperhatikan,” ucap Kapolres Gresik.

Perlu adanya antisipasi untuk Pemda membuat surat edaran cuti bersama mengingat sebelum pelaksanaan tahap Pemungutan Suara tanggal 14 Februari 2024 banyak terdapat hari libur, sehingga tingkat partisipan pemilu dapat dipertahankan, lanjut kapolres Gresik.

Kasdim 0818 Gresik Kapten INF Siari memastikan bahwa TNI dalam penyelenggaran Pemilu tahun 2024 siap berkolaborasi dengan seluruh instansi dan stakeholder, sehingga terciptanya situasi yang aman dan kondusif.

“Perlu diketahui bersama bahwa pada saat ini banyak beban dan batasan yang telah menimpa kami dengan adanya beberapa insiden, maka kami akan berusaha sebaik mungkin untuk di Kabupaten Gresik agar tidak terjadi insiden yang buruk,” Kasdim mengingatkan.

Memang Kabupaten Gresik secara historis relatif aman dan kondusif, namun kami tetap berharap dalam pelaksanaan tugas kedepan, agar kita semua dapat menempatkan diri sebagaimana mestinya sesuai dengan tupoksi masing-masing.

Komposisi kekuatan TNI sejauh ini belum ada BKO, namun apabila diperlukan akan kami sampaikan kepada satuan tingkat atas, baik dari Korem maupun Kodam Brawijaya, sambungnya.

Sambutan Kajari Kabupaten Gresik Nana Riana pastikan netralitas Kejaksaan Negeri Kabupaten Gresik dalam Pemilu tahun 2024, agar pelaksanaan Pemilu dapat berjalan dengan aman dan kondusif.

Baca Juga
Polres Gresik Gelar Donor Darah Jelang HUT Bhayangkara ke-77

“Alhamdulillah kami dari awal mencoba memfasilitasi untuk beberapa perusahaan yang memiliki karyawan notabene luar Kabupaten Gresik khususnya PT. Freeport, sehingga karyawan yang dari luar Kabupaten Gresik dapat mengurus DPTB dengan mudah,” kata Kajari.

Diharapkan pada tanggal 21 januari 2024, apabila dalam pelaksanaan kampanye rapat umum terdapat pelanggaran yang mengarah ke tindak pidana, jangan dibiarkan dan segera dilakukan penindakan.

Ketua DPRD Kabupaten Gresik Abdul Qodir, semoga seluruh pihak terkait menciptakan situasi di wilayah kabupaten Gresik ini aman dan kondusif, terbukti pada pelaksanaan pilkada tahun 2020 berjalan dengan lancar dan aman.

“Saya berharap ada peningkatan pemahaman regulasi terhadap para petugas yang berada di TPS, karena permasalahan yang mungkin akan sering terjadi yaitu di TPS, maka dengan adanya pemahaman yang baik oleh petugas TPS pelaksanaan pemilu akan berjalan dengan lancar dan kondusif,” pesan Ketua DPRD kabupaten Gresik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berharap semoga nantinya penyelenggaran Pemilu tahun 2024 berjalan aman dan kondusif.

“Terkait dengan pemahaman regulasi pemilu agar benar-benar di sosialisasikan, karena apabila petugas maupun masyarakat masih belum mengetahui regulasi yang telah dibuat oleh penyelenggara pemilu, maka pelaksanaan pemilu tahun 2024 kedepan akan terhambat,” ujar Bupati Gresik.

Sebelum pelaksanaan tahap pemungutan suara, agar dilaksanakan Rapat Koordinasi kembali sehingga dapat memastikan kesiapan keamanan maupun penyelenggaraan pemilu tahun 2024 berjalan aman, lancar dan kondusif.(D1)

Komentar

Berita Terkait