oleh

BKKBN Jawa Timur Refleksi Program Bangga Kencana di Harganas ke-27 untuk Keluarga Berkualitas

Detiknews.id Surabaya – Refleksi Pelaksanaan Program Bangga Kencana Harganas ke-27 tahun 2020, dibuka oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Drs. Sukaryo Teguh Santoso, M.Pd. Dibuka dengan pemotongan tumpeng dan ditutup dengan penyerahan hadiah kepada pemenang Lomba.


info

DetikNews.ID



Ada yang Menarik


lanjut baca berita


“Peringatan Harganas ini merupakan bagian tidak bisa dilepaskan dari perjalanan panjang pelaksanaan Program KB di Indonesia sejak tahun 1970, yang saat ini genap 50 tahun yang kita kenal dengan sebutan program Bangga Kencana,” tuturnya.

Masih dengan Teguh, sesuai dengan Kebijakan Nasional Bidang Dalduk KB 2020-2024, bahwa program Bangga Kencana, diarahkan untuk Meningkatkan SDM Berkualitas dan Berdaya Saing, dan Revolusi Mental dan Pembangunan Kebudayaan.

“Ini bagian dari 7 Agenda prioritas Pembangunan Nasional 2020-2024. Kebijakan nasional tersebut sebagai upaya untuk menyongsong terwujudnya Bonus Demografi 2020-2030 dan Indonesia Emas 2045,” jelasnya. Senin (06/07/2020)

Kepala BKKBN Jatim dan Forkopimda Jatim / M9

Arumi Bachsin Ketua Dekranasda Jawa Timur juga istri Wagub Emil Dardak mengatakan, peran keluarga dalam mendidik generasi yang berkualitas sangat penting. Sedangkan peran Guru merupakan asah, asih dan asuh agar menjadi pribadi yang membanggakan untuk agama, keluarga dan bangsa.

“Saya mengucapkan Hari Keluarga Nasional ke 27, semoga keluarga Indonesia menjadi keluarga yang berkualitas. Seperti pantun yang saya buat ini. Kalau tidak perlu jangan kemana mana, karena masih ada Covid-19. Dengan keluarga berencana kita ciptakan keluarga berkualitas,” jelasnya.

Selain itu membahas Kasus Stunting, mengajak para remaja untuk tetap memperhatikan kesehatan reproduksi demi masa depan.

Berdasarkan data Susenas 2018, Angka fertilitas kelompok usia muda ASFR (Age Specific Fertility Rate) pada usia 15-19 tahun yang sudah pernah melahirkan adalah sebesar 30 per 1000 wanita. Hal ini dapat meningkatkan jumlah kematian ibu dan kematian bayi.

Promosi dan KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi) Hari Keluarga Nasional ke-27, Rekor MURI Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor, dilaksanakan pada tanggal 29 Juni 2020, Aksi GenRe (Generasi Berencana) yakni keluarga bantu keluarga, dan promosi GenRe melalui pembagian masker.

Stiker dan Kampanye 2125 yakni kampanye mempromosikan usia ideal menikah bagi remaja, 21 tahun bagi perempuan dan 25 tahun bagi laki-laki.

Para penerima hadiah dan sertifikat lomba / M9

Penyerahan hadiah lomba  dan sertifikat tingkat Provinsi, meliputi lomba OPD-KB dengan Capaian Terbaik, Kodima terbaik, Provider MOP dengan Capian Akseptor KB Terbanyak, lomba pengelola lini lapangan meliputi Kader IMP (PPKBD/Sub PPKBD) Terbaik.

Juga Penyuluhan Keluarga Berencana (PKB) non PNS Terbaik dan Pasangan KB Lestari 20 tahun Terbaik, lomba Vlog bersama keluarga, lomba Tiktok keluarga, dan lomba pemasaran Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS). (M9)

Mungkin Anda Suka

Komentar