Detiknews.id Surabaya – KAI Commuter, mencatat pertumbuhan jumlah pengguna meningkat 9 persen. Sepanjang Juli 2026, Commuter Line Area 8 Surabaya, melayani sebanyak 1.375.500 pengguna. Sedangkan pada Juli 2025 yang mencapai 1.261.172 pengguna.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengatakan, Stasiun Surabaya Gubeng menjadi stasiun dengan volume keberangkatan tertinggi pada Juli 2026, yakni 193.218 pengguna. Posisi berikutnya ditempati Stasiun Wonokromo dengan 124.179 pengguna, disusul Stasiun Malang sebanyak 113.485 pengguna.
Untuk mengakomodasi tingginya mobilitas masyarakat di Jawa Timur, KAI Commuter saat ini mengoperasikan 50 perjalanan Commuter Line, setiap hari di Area 8 Surabaya. Layanan yang menghubungkan sejumlah kota strategis, mulai Surabaya, Malang, Blitar, Kediri, Kertosono, Jombang, Lamongan, Babat, hingga Bojonegoro.
Peningkatan pengguna juga terjadi pada layanan Commuter Line Supas (Surabaya Pasarturi–Probolinggo). Rata-rata pengguna yang naik di Stasiun Probolinggo selama Juli 2026, mencapai 511 orang per hari. Meningkat 16 persen, dibandingkan rata-rata harian saat awal perpanjangan relasi pada Maret 2026 yang sebanyak 441 orang.
Menurut Karina, kenaikan jumlah pengguna dari sekitar 1,26 juta menjadi lebih dari 1,37 juta orang menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat Jawa Timur terhadap transportasi publik berbasis rel.
“KAI Commuter terus berkomitmen mengoptimalkan keandalan sarana, ketepatan waktu operasional, serta integrasi layanan demi menghadirkan mobilitas yang aman, nyaman, dan efisien bagi seluruh pengguna,” ujarnya.
KAI Commuter, mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan. Melalui aplikasi Access by KAI, mengutamakan keselamatan selama berada di stasiun maupun di dalam kereta. Tiket Commuter Line Area 8 Surabaya, dapat dipesan mulai H-7 sebelum keberangkatan. (M9)
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.




Komentar