Jiwa Nasionalisme untuk Pilwali Surabaya, Relawan Lia Istifhama Takziyah ke Makam Bung Karno

Detiknews.id Surabaya – Dalam rangka menumbuhkan jiwa nasionalisme, relawan Ning Lia melaksanakan Takziyah ke makam ayahanda Megawati Soekarnoputri di Blitar. Komplek makam Ir H. Soekarno  (Bung Karno) berada di Kelurahan Bendogerit Kecamatan Sanawetan Kota Blitar, tepatnya di Jalan Slamet Riyadi Blitar.

Tim Relawan Lia Istifhama / M9

Relawan yang takziyah berjumlah 6 orang, relawan pendukung salah satu kandidat Pilwali Surabaya, Lia Istifhama, terlihat berdoa tepat di depan makam Bung Karno.

Tim relawan Lia Istifhama sedang do’a bersama di makam Bung Karno / M9

“Sebenarnya kami kaget, karena ketika kami datang, makam sedang ditutup untuk semua pengunjung. Namun ternyata, kami kebetulan kok diperbolehkan masuk. Jadi hanya kami berenam yang berdoa tepat depan makam”, ujar Sudarmanto (Gus Dar) koordinator relawan Surabaya ceria. Juga  salah satu loyalis PDIP.

Baca Juga
KAHMI Preneur Apresiasi Ning Lia, Tokoh Perempuan Pengusaha Inspiratif

Menurut Gus Dar, salah satu tujuannya Takziyah adalah memohon doa untuk kandidat Pilwali yang dijagokannya, Ning Lia. Selain itu, kami ingin mengenang jasa sang putra fajar yang juga bapak proklamator. Kenapa kami menjagokan Ning Lia (putri almarhum KH Masykur Hasyim-Alm). Karena Ning Lia memang figur yang layak dijagokan.

“Saya melihat Ning Lia ini sangat merakyat. Sangat sederhana dan telaten. Dengan siapapun dia tidak pernah membedakan. Meski Ning Lia terlihat sangat sederhana, tinggal di pemukiman padat, tapi beliau ini sangat perhatian pada relawan dan masyarakat, ” jelasnya. Senin (08/06/2020)

Lanjut Gus Dar, beliau itu sangat ringan tangan. Istilahnya wong Suroboyo, gak genggem (kikir). Juga sangat apa adanya. Saya kira ini menurun dari karakter abahnya. Pak Kiai (alm KH Masykur Hasyim) juga begitu, kalau orang bertamu, siapapun, akan ditemui.

Baca Juga
Astra KBAnovations Apresiasi untuk Kedua Pejuang Relawan di Pandemi Covid-19

“Ning Lia juga pekerja keras, sampai sekarang beliau masih aktif bekerja di beberapa tempat. Tapi tidak melupakan orang,  selalu berusaha menyempatkan waktu untuk menyapa orang. Silahkan ditanya pada relawan lainnya, apa bener Ning Lia ini sangat layak dijagokan? Saya yakin, relawan lain mengatakan hal sama. Pokoke nek pengen pemimpin sing asli apik, yo iko wong sing pas (kalau ingin pemimpin yang baik, inilah orang yang tepat)”, pungkasnya. (M9)

Komentar

Berita Terkait