oleh

Perempuan Tani HKTI Dukung Pelantikan Bupati Malang Sanusi Peduli Pertanian

Detiknews.id Malang – Bupati Malang terpilih, Drs. HM. sah dilantik sebagai Bupati Malang terpilih, Incumbent tersebut terlihat bersahaja. Didampingi Drs. H. Didik Gatot Subroto, MH. Perempuan Tani HKTI memberikan apresiasi karena sangat Peduli Pertanian. Kegiatan berada di Gedung Grahadi oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

AKBP Teddy Chandra S.I.K

“Banyak program yang telah berjalan di Kabupaten Malang, dan akan kami lanjutkan dengan lebih baik, inovatif, dan kreatif. Program 100 hari juga sudah kami publikasikan sebagai bentuk transparansi dan akuntablitas kepemimpinan kami”, tuturnya saat ditemui awak media.


info

DetikNews.ID



setelah ini


lanjut baca berita


Ucapan selamat pun mengalir, diantaranya dari Yuliana Riamah, Ketua Perempuan Tani HKTI Kabupaten Malang. Kami sebagai warga Malang, bersyukur akhirnya beliau terpilih kembali. Beliau sangat rendah hati, sabar, dan peduli dengan masyarakat.

“Kami sebagai aktivis pertanian, menjadi saksi bahwa beliau memang peduli dengan pertanian. Banyak inovasi yang dilakukan saat kepemimpinan beliau. Oleh sebab itu, kami kaum ibu berdoa agar beliau selalu sehat, amanah, dan lancar dalam bertugas. Semoga pertanian di Malang semakin maju, juga sektor UMKM-UMKM produk pertanian, tentunya”, terangnya. Jum’at (26/02/2021)

Hal senada disampaikan Dr. Lia Istifhama, ketua Perempuan Tani HKTI Jatim.

“Saya pernah mendengar pidato beliau secara langsung saat pelantikan Perempuan Tani HKTI. Saya melihat sosok pemimpin yang tegas namun down to earth. Beliau juga secara nyata memiliki gebrakan penting untuk mencegah oversupply hasil pertanian, yaitu dengan pengadaan tempat penyimpanan hasil pertanian yang mampu mencegah hasil panen agar tidak membusuk dengan kapasitas 100 ton di wilayah Karangploso.” Jelasnya.

Doktor Ekonomi Syariah UINSA Surabaya tersebut, menjelaskan keterkaitan kebijakan Sanusi dengan ekonomi.

“Cold storage ini sangat efektif dan penting. Hasil pertanian jangan dibatasi, jangan takut dengan over productivity. Malah bagus jika panen melimpah. Yang penting adalah bagaimana tidak ada panen mubadzir atau membusuk sebelum masuk pangsa pasar. Jadi menyelamatkan hasil panen yah dengan cold storage tersebut. Dengan begitu, masyarakat tetap dapat merasakan hasil pertanian yang sehat kapanpun, tidak hanya musim panen,”pungkasnya. (M9)

Komentar

Berita Terkait