Jaksa Tanjung Perak Tabrak Tukang Becak dan 2 Mobil, Diduga Lelah Lembur Kerja

Kejaksaan Negeri Tanjung Perak

Detiknews.id Surabaya – Jaksa H adalah Jaksa yang bertugas di Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya, diduga terlibat kecelakaan. Tragedi laka lantas,  menabrak 1 tukang becak dan 2 pengendara mobil. Laka Lantas terjadi Selasa dinihari (20/02/2024) Pukul 01:30, di seputar Monumen Bambu Runcing, Jalan Panglima Sudirman, Surabaya.

Jaksa H mengemudikan mobil diluar kendali. Diduga kelelahan, usai lembur kerja. Sehingga, Jaksa H mengendarai mobil dalam keadaan diluar kendali.

Jaksa H panik, selanjutnya membawa mobilnya Inova Reborn dalam keadaan oleng dan menabrak 2 pengendara mobil di traffic light. Karena panik, mobil melaju akhirnya dapat dihentikan warga di Jalan Bengawan, Surabaya.

Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) Dr. Mia Amiati SH., MH., CMA membenarkan insiden kecelakaan ini. Jaksa H panik setelah menabrak karena dikerumuni oleh Massa yang tersulut emosi.

Baca Juga
Personel Satgas TMMD 102 Tidak Mengenal Hari Libur, Kerja Tetap Optimis

“Benar ada kecelakaan, Jaksa H  melajukan mobil untuk mencari tempat yang aman dari potensi aksi anarki massa. Dia berniat melaju ke pos polisi yang berada di sekitar area taman Bungkul Surabaya untuk melapor,” terangnya.

Menurut Kajati, H sudah melapor dan sedang dalam proses pemeriksaan oleh Polantas di Polrestabes Surabaya

“Semalam sudah dilaporkan karena yang bersangkutan panik dikerumuni massa (H) mau mencari tempat yang aman untuk melaporkan diri, tetapi di luar kendali saking paniknya. Sekarang (H) sudah di Polres dan perkara langsung diproses, ” tegas Mia Amiati.

Akibat insiden laka lantas ini, berakibat 1 tukang becak bermuatan Jagung dan 2 mobil. Hingga saat ini, kondisi para korban masih tidak pasti. Kondisi para korban, baik Tukang Becak dan N pengemudi Suzuki Ertiga dilarikan ke RSUD dr Soetomo.

Baca Juga
Viral!! Brand Kosmetik Surabaya Diduga Gandeng Artis Korea

Sementara itu, Kepala seksi intelijen Kejari Tanjung Perak, Jemmy Sandra membantah bahwa H melarikan diri setelah menabrak tukang becak dan pengendara mobil. Dia juga memastikan bahwa H tidak mabok dan tidak dari tempat dugem.

“Dia (H) pulang kerja dari kantor, kan kerjaannya banyak (pulang malam hampir pagi). Dia juga tidak mabok. Setelah menabrak dia panik karena dikerumuni massa karena takut dia mencari tempat aman, pos polisi, terdekat untuk melapor,” pungkas Jemmy Sandra. (M9)

Komentar

Berita Terkait