BI Tingkatkan Ekosistem Ekonomi Syariah dan Perluas Akses Pembiayaan Lewat FESyar Jawa 2026

Ekonomi syariah, bukan lagi hanya potensi, tetapi sudah menjadi ekosistem dan menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi

Detiknews.id Surabaya – Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Timur Ibrahim memaparkan, bagaimana  pengembangan ekonomi syariah tidak lagi cukup dipandang sebagai potensi. Tetapi harus dibangun menjadi ekosistem, yang mampu menggerakkan sektor riil, memperluas akses pembiayaan, serta meningkatkan kapasitas UMKM dan pesantren.

“Ekonomi syariah, ini bukan lagi hanya potensi, tetapi sudah menjadi ekosistem dan menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi,” kata Ibrahim.

Menurutnya, Jawa memiliki modal besar untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah. Selain memiliki basis ekonomi dan industri yang kuat serta pasar yang luas, wilayah ini ditopang jaringan pesantren dan pendidikan Islam yang dapat menjadi penggerak aktivitas ekonomi syariah.

Khusus Jawa Timur, Ibrahim menyebut lebih dari 97 persen penduduk beragama Islam. Jawa Timur juga memiliki lebih dari 7.000 pesantren dengan jumlah santri mencapai lebih dari 600 ribu orang.

“Potensi tersebut diterjemahkan BI melalui berbagai program pendampingan, mulai dari penguatan usaha pesantren, sertifikasi halal, peningkatan kapasitas UMKM, hingga pembukaan akses pasar dan pembiayaan,” ujar Ibrahim.

BI juga mendorong pesantren mengembangkan unit usaha produktif sehingga tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan dan sosial, tetapi turut menopang kemandirian ekonomi.

“Pesantren itu tidak hanya menjadi tempat pendidikan, tetapi juga bisa menjadi pusat kegiatan ekonomi yang produktif,” ujar Ibrahim.

Dalam Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Jawa 2026, pendekatan tersebut diwujudkan melalui penguatan pasar halal, pengembangan Zona Kuliner Halal, Aman, dan sehat (KHAS), pemanfaatan wakaf produktif untuk pendidikan, serta inovasi pembiayaan bagi sektor yang berkaitan dengan pesantren dan madrasah.

Dengan pendekatan tersebut, FESyar diarahkan tidak sekadar menjadi ruang transaksi antara penjual dan pembeli. BI berupaya membangun rantai ekosistem yang mencakup peningkatan kapasitas pelaku usaha, sertifikasi, produksi, pembiayaan hingga akses pasar. (M9)

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Komentar

Berita Terkait