SMA Labschool Unesa 1: Go International, Ajak Peserta AFS Italia Kenal Alat Musik Gamelan

Peserta AFS (American Field Service) asal Italia, Alissia Scisci

Detiknews.id Surabaya – SMA Labschool Unesa 1 Surabaya, kembali menunjukkan komitmennya dalam melestarikan. Sekaligus memperkenalkan budaya Indonesia ke dunia internasional. Melalui kegiatan pengenalan alat musik tradisional gamelan bersama peserta AFS (American Field Service) asal Italia, Alissia Scisci.

SMA Labschool Unesa 1 Surabaya, mengikuti beragam kegiatan budaya. Seperti di lingkungan Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Alissia berhasil memainkan alat musik gamelan dengan mahir. Dilakukan bersama siswa-siswi SMA Labschool Unesa 1 Surabaya, sehingga menciptakan suasana pembelajaran budaya yang inspiratif dan penuh antusias.

Ini menjadi salah satu bentuk cultural exchange, yang mempertemukan budaya Indonesia dengan budaya internasional melalui seni musik tradisional Jawa.

Alissia diperkenalkan dengan berbagai instrumen gamelan seperti saron, bonang, gong, dan kendang serta diajak untuk memainkan alat musik tersebut secara langsung bersama para siswa. Antusias semangat belajar yang tinggi, membuatnya mampu memahami teknik dasar. Hingga memainkan irama gamelan dengan baik, dan harmonis dalam berbagai kesempatan kegiatan budaya.

Suasana kegiatan berlangsung hangat, interaktif, dan penuh kebersamaan. Tidak hanya belajar memainkan alat musik tradisional, Alissia juga mempelajari filosofi, nilai budaya, dan makna kebersamaan yang terkandung dalam seni gamelan Jawa.

Kehadirannya menjadi bukti bahwa budaya Indonesia memiliki daya tarik yang mampu dikenal dan diapresiasi hingga tingkat internasional.

Kepala SMA Labschool Unesa 1 Surabaya, Dewi Purwanti, S Pd., M.Pd., apresiasi, terhadap antusiasme peserta AFS, dalam mempelajari budaya Indonesia.

“Kami sangat bangga karena gamelan dapat dikenal lebih luas hingga ke dunia internasional. Alissia menunjukkan semangat belajar yang luar biasa dan berhasil memainkan alat musik gamelan dengan sangat baik dalam berbagai kegiatan sekolah maupun kegiatan UNESA. Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah dan budaya Indonesia,” tuturnya.

Guru Bahasa Jawa SMA Labschool Unesa 1 Surabaya, Mela Yunitasari, S.Pd., M.Pd. juga mengungkapkan, rasa bangganya terhadap perkembangan Alissia dalam belajar gamelan.

“Dalam berbagai kegiatan budaya, Alissia terlihat sangat antusias dan cepat memahami teknik permainan gamelan. Ia berhasil memainkan alat musik tradisional Jawa dengan mahir dan penuh percaya diri. Hal ini menunjukkan bahwa budaya Indonesia memiliki nilai seni yang mampu diterima oleh masyarakat internasional,” ujarnya.

Sementara itu, Alissia Scisci mengaku sangat senang mendapatkan kesempatan belajar budaya Jawa, secara langsung di SMA Labschool Unesa 1 Surabaya dan lingkungan UNESA.

“Saya sangat excited bisa belajar dan memainkan gamelan bersama teman-teman di sini. Musik tradisional Indonesia sangat indah dan unik. Pengalaman ini menjadi salah satu pengalaman terbaik saya selama berada di Indonesia,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, SMA Labschool Unesa 1 Surabaya, terus berupaya menghadirkan pembelajaran berbasis budaya, dan internasional. Guna membentuk generasi yang cinta budaya lokal, sekaligus memiliki wawasan global. (M9)

Komentar

Berita Terkait