oleh

Wagub NTT Bersama Kepala Imigrasi, Sambut Jamaah Haji

Detiknews.id – Ibadah haji merupaka Rukun Islam yang ke 5, Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi menyambut kedatangan 650 orang rombongan Jamaah Haji Kloter 65 asal Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Turut hadir mendampingi Josef Nae Soi, Ketua DPRD provinsi Nusa Tenggara Timur, para anggota DPRD, dan ketua komisi 5, acara berada di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

jual properti
Foto : Para anggota Imigrasi melakukan pengecekan data jamaah haji. (detiknews.id/m9)
Foto : Para anggota Imigrasi melakukan pengecekan data jamaah haji. (detiknews.id/m9)

Dalam sambutannya Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi menyampaikan kepada para jamaah haji asal Provinsi NTT yang sudah kembali dengan selamat. Rabu (20/09) dini hari.

“Sampai saat ini kami mendapat informasi bahwa ada 3 orang jemaah haji yang meninggal dunia pada saat melakukan ibadah haji di Arab Saudi.

Mudah-mudahan amal ibadah yang telah ditunaikan di dunia ini diterima di sisi Allah SWT serta menjadi haji yang mabrur, semoga keluarga yang ditinggalkan akan diberikan ketabahan kekuatan lahir dan batin,” kata Josef Nae Soi.

Saat ditanyai penambahan jumlah kuota jemaah haji di wilayah provinsi Nusa Tenggara Timur, Josef Nae Soi berharap pemerintah pusat bisa menambah kuota untuk daerahnya.

“Mudah-mudahan ada penambahan kuota haji dari satu kloter menjadi dua kloter, yakni dari 650 menjadi 1000 lebih jemaah haji,” jelas Wagub NTT Josef Nae Soi.

Foto : Kepala Imigrasi Jawa Timur, dan pejabat utama Imigrasi. (detiknews.id/m9)
Foto : Kepala Imigrasi Jawa Timur, dan pejabat utama Imigrasi. (detiknews.id/m9)

Dikatakan Josef, bahwa dirinya satu satunya orang yang bukan beragama muslim yang membahas tentang Undang-Undang haji pada saat menjabat di DPR RI.

“Kami sebagai pimpinan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang baru, kami merasa sangat gembira dan bangga terlebih secara pribadi di dalam pembahasan undang-undang haji di DPR RI satu-satunya yang bukan beragama muslim yang membahas undang-undang haji adalah saya. Makanya saya sangat mengerti mengenai substansi dari undang-undang Haji,” jelasnya.

Sepulang haji hendaknya membuang sifat jelek, sifat kemanusiaan yang tidak baik, dan meningkatkan sifat-sifat kemanusiaan yang baik. Seperti Nafsu amarah dan kita akan meningkatkan nafsu Shafiyah dan Mutmainnah.

Harapannya semoga semua jamaah menjadi Haji dan Hajjah yang mabrur, dan semoga seluruh jemaah haji senantiasa dapat mempertahankan predikat haji dan Hajjah mabrur yang telah diperoleh melalui perjuangan yang cukup melelahkan.(M9)

Komentar

Berita Terkait