oleh

Tak Prioritaskan Masyarakat Setempat, PMII Bali Nusra Meminta APH Tutup Tambang PT SMI di Dompu

Detiknews.id,- Kehadiran Investor besar PT Sumbawa Timur Mining (STM) di wilayah Kecamatan Hu’u Kabupaten Dompu Nusa Tenggara Barat (NTB) sampai saat ini belum ada peningkatan secara signifikan terkait dengan memprioritaskan perekrutan Tenaga Kerja Lokal yang ada di sekitaran tambang emas.

PMII Bali Nusra menilai perusahaan lokal (Lingkar Kecamatan Hu’u, red) seperti UD, CV, dan PT yang bisa difungsikan menjadi mitra kerja sama perusahaan seperti PT. STM malah tidak difungsikan.

“Hadirnya pertambangan ini dapat merusak Sumber Daya Alamnya, dan sehingga masyarakat sekitar tidak bisa menikmati hasilnya dengan baik,” tegas Aziz Muslim ketua PKV PMII Bali Nusra di Mataram, Selasa (28/07).

info DetikNews.ID

lanjut baca berita

Aziz menegaskan, soal CSR yang harus transparan, perusahaan juga wajib melaksanakan pelatihan sertifikasi K3 atau pelatihan sertifikasi kemampuan pada masyarakat Hu’u.

Sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap persiapan Sumber Daya Manusia setempat harus dipekerjakan, karena sampai saat ini belum ada konsstribusi.

“Semestinya Kecamatan Hu’u (sektor lingkar tambang), harus di bangun BLK sebagai tempat centralisasi pelatihan peningkatan SDM, Belum lagi perkara AMDAL yang hari ini masyarakat Kecamatan Hu’u belum tau seperti apa bentuk tanggung jawab perusahaan terkait dengan lingkungan sekitar,” tandasnya.

Dengan persoalan tersebut, PMII Bali Nusra meminta Aparat Penegak Hukum dengan tegas , menutup segera aktivitas tambang PT. STM yang ada wilayah Kecamatan Hu’u Kabupaten Dompu yang bereksplorasi sejak tahun sekitar tahun 2010.

Komentar

Berita Terkait