- Advertisement -

Silaturrahim Alim Ulama di NTB Lahirkan 6 Himbauhan

0 91

Detiknews.id, – Puluhan alim ulama dan Akademisi di Nusa tenggara Barat (NTB) gelar silaturahim dalam rangka meneguhkan Ukhuwah Islamiyyah dan Ukhuwah Wathaniyah di salah satu hotel di Mataram, Rabu (15/05) sore di lanjutkan dengan buka bersama.

Kegiatan yang dihadiri puluhan tokoh ulama Nahdatul Ulama (NU), Nahdatul Wathan (NW), dan Muhammadiyah, serta para rektor Perguruan Tinggi Negeri/Perguruan Tinggi Swasta se-Kota Mataram.

Pada sambutannya, Ketua PW NU NTB, Prof. Masnun Tahir menyampaikan bahwa acara ini membahas situasi negara dan kegiatan ini juga menjadi tindak lanjut dari acara multaqo’ ulama beberapa lalu di Jakarta yang di hadiri oleh TGH. Turmudzi Badarudin (Syuriyah PWNU NTB) dan TGH. Yusuf Makmun (mustasyar PBNW).

DPD FERARI Jatim

“Beliau yang dua ini akan menyampaikan hasilnya kepada kita atas pertemuan tersebut” kata prof Masnun.

Rais Syuriah PWNU NTB TGH. Muhammad Turmudzi Badarudin sebelum menyampaikan hal penting yang di sampaikan nya terlebih dahulu di awali dengan tawasul kepada Nabi, tawasul kepada pendiri NU-NW dan juga menyampaikan satu pesan penting yakni siapapun yang jadi (presiden terpilih) kita samikna wa’atakno.

“Kita samikna wa’atakno dan tetap jaga persatuan kesatuan dan itulah yang di ridlo oleh Allah SWT.. jangan saling caci-maki apa lagi sampai saling bunuh di bulan ramadhan” tuturnya

Hal senada di ucapkan oleh mustasyar PBNW TGH. Muhammad Yusuf Makmun menyampaikan bahwa kegiatan di Jakarta (multaqo’ ulama) kita beragama Islam dan sesama Warga negara saling menghargai dan menjaga persatuan. Dia juga meminta Agar siapapun yang terpilih dan menjadi pemimpin negeri ini nanti agar menerima hasil yang di tetapkan oleh KPU.

Ditempat yang sama, Kabinda NTB Tarwo Kusnarno mengatakan masih marak menjelang 22 mei, banyaknya berita-berita Hoax di media sosial.

“Mari kita sama-sama mencermati dan menghimbau kepada jamaah agar tidak mudah termakan oleh berita-berita bohong, sehingga tidak terjadi benturan-benturan di masyarakat,”tuturnya.

Kegiatan selanjutnya pembacaan deklarasi himbauan yang di pimpin oleh Katib Suriyah PWNU NTB H. Adi Fadli dan diikuti oleh seluruh ulama dan tokoh agama yang hadir.

Berikut himbauannya.

1. Mendukung terciptanya suasana damai di setiap waktu dan tempat khususnya bulan suci ramadhan.

2. Menghimbau masyarakat untuk selalu menjaga perdamaian, persatuan dan kesatuan serta menghindari fitnah opini dan interpretasi terkait situasi dan kondisi saat ini, demi menjaga kesucian bulan suci ramadhan dan keutuhan NKRI.

3. Menguhkan ukhuwah islamiyah, dan ukhuwah watahaniyah, untuk mempertahankan ideologi  pancasila dan UUD 1945.

4. Mengajak para alim ulama, tokoh masyarakat, tokoh adat untuk menjaga keutuhan bangsa serta negara kesatuan republik indonesia, serta melawan siapapun yang  memecah belah umat dan memelopori makar.

5. Mendukung kinerja dan keputusan KPU, BAWASLU, serta lembaga resmi negara terkait keputusan pemilu 2019

6. Mempercayakan persoalan keamanan dan hukum kepada aparat resmi negara, hukum sebagai bentuk ketaatan kepada waliyul amri.

- Advertisement -

Comments
Loading...