Detiknews.id Jakarta – Relawan Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP), mengusulkan agar Presiden ke-7 RI Joko Widodo berkenan melakukan kunjungan langsung ke Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Untuk melihat persoalan banjir yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Ketua Umum JPKP, Maret Samuel Sueken, mengusulkan, dalam agenda silaturahmi dan diskusi kebangsaan bersama Joko Widodo di Jakarta, Senin sore (24/8/2026).
Dalam usulannya, Relawan JPKP meminta Jokowi mengunjungi Desa Tunggilis, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran. Wilayah tersebut disebut menghadapi persoalan banjir yang berulang setiap musim hujan.

JPKP Tegaskan Pernyataan Budi Arie Bukan Sikap Seluruh Relawan, Tetap Dukung Prabowo-Gibran
Kondisi itu berdampak terhadap lahan persawahan dan sebagian permukiman warga. Banjir juga dinilai mengganggu aktivitas pertanian, meningkatkan risiko gagal panen, serta membebani kehidupan masyarakat setempat.
Relawan JPKP, berharap kunjungan Jokowi tidak sekadar menjadi agenda silaturahmi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melihat langsung kondisi sawah dan masyarakat terdampak serta mendengarkan aspirasi para petani.
“Substansi utama yang ingin dibawa adalah persoalan rakyat dan kebutuhan akan solusi nyata, khususnya bagi para petani yang setiap tahun menghadapi persoalan banjir,” demikian salah satu poin usulan JPKP.
Relawan JPKP, menyebut pihaknya bersama masyarakat dan pemerintah desa setempat telah melakukan pendampingan serta koordinasi dengan sejumlah pihak terkait. Kehadiran Jokowi diharapkan dapat menjadi momentum mempertemukan aspirasi masyarakat dengan pihak-pihak yang memiliki kewenangan dalam penyelesaian persoalan banjir.
Relawan JPKP, juga menegaskan bahwa kunjungan tersebut tidak dimaksudkan sebagai kegiatan pengerahan massa semata. Apabila masyarakat dan petani hadir dalam jumlah besar, hal itu disebut sebagai bentuk antusiasme masyarakat untuk bertemu langsung dengan Jokowi.
Menurutnya, JPKP mengusung gagasan agar rangkaian kegiatan tersebut, menjadi momentum perubahan dari sekadar menyampaikan aspirasi menuju aksi nyata.
“Dari aksi massa, doa bersama dan istighozah, menyalakan 5.000 lilin perdamaian menjadi aksi nyata,” jelasnya.
Melalui kunjungan Jokowi langsung tersebut, relawan JPKP berharap persoalan banjir yang telah berlangsung puluhan tahun di Pangandaran, dapat memperoleh perhatian lebih dan mendorong adanya langkah konkret dari pihak berwenang. (M9)
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.


Komentar