PMII Bali-Nusra Ajak OKP Menimalisir Paham Radikalisme Masuk Kampus

Detiknews.id,- Sebagai upaya menyaring dan meminimalisir paham radikalisme yang bisa menggangu ketertiban berbangsa dan bernegara, PKC PMII Bali Nusra mengajak para akademisi dan lembaga terkait untuk memecahkan masalah tentang radikalisme.

Ketua PKC Bali-Nusra, Aziz Muslim mengatakan banyak kajian yang bertolak belakang dengan sistem yang digunakan di Indonesia, kajian yang dimaksud keetua PKC yakni para militan yang ingin mendirikan sistem khilafah di Indonesia.

lanjutnya, ia mengajak para OKP yang aktif dikampus untuk meminimalisir paham radikalisme dengan cara memberikan pemahaman.

“sehingga ini penting dari kita yang masih aktif di mahasiswa di organisasi mulai dari tingkat atas hingga ke tingkatan bawah ini bisa memberikan pemahaman. Jangan sampai nanti bisa mengkafirkan satu sama lain.” ungkap Aziz Muslim pada dialaog Publik yang di gelar di Mataram, Jumat (26/7/19).

Ia mengatakan bahwa NKRI harga mati dan penting untuk semakin memahami arti menjaga kesatuan dan persatuan dalam berbangsa dan bernegara.

“bahwa pancasila ini mempersatu bangsa sahabat sahabat sehingga saya bagi kita semua penting untuk semakin memahami bahwa pentingnya menjaga keutuhan NKRI.” tegasnya

Tambahnya, pulau Lombok yang dikenal sebagai “Semerbak Dhufa di Pulau Seribu Masjid” yang penuh akan toleransi dan keberagama  harus tetap dijaga.

“kalau bahasanya Gus Dur almarhum gus dur itu kan tidak tidak ditanya apa agama kita ketika kita melakukan hal yang baik tapi kalau kita sudah mengkafirkan sesama muslim bagaimana dengan yang non muslim dengan keberagaman kita yang ada di NTB,” tutup Aziz Muslim.

Komentar

Berita Terkait