LEMKASPA: Lahirkan Tujuh Rekomendasi Strategis Untuk Sektor Perikanan dan Kelautan Kepada Pemerintah Aceh

Upaya mengatasi permasalahan dan tantangan diperlukan kebijakan strategis yang inovatif dengan terobosan yang efektif. “Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut diperlukan pola berfikir dan orientasi pembangunan yang berkesinambungan” Pembangunan sektor perikanan Aceh masih menghadapi masalah dan sekaligus tantangan yang harus diselesaikan dengan kebijakan dan program strategis guna mendukung pembangunan jangka panjang melalui:

  1. Pemerintah Aceh melalui Dinas Perikanan Dan Kelautan untuk segera mungkin merumuskan arah kebijakan pengembangan sektor Kelautan dan Perikanan yang berbasis industri-industri pengolahan disetiap sentral produksi Perikanan. Dengan tetap melibatkan pihak swasta dalam bidang pengelolaan sumberdaya perikanan.
  2. Pemerintah Aceh dibawah kewenangan Undang-Undang Pemerintah Aceh (UU-PA) untuk memperkuat kerja sama dengan pihak asing dalam memasarkan hasil perikanan Aceh melalui kerjasama perdagangan.
  3. Pemerintah Aceh melalui Undang-undang Badan Pengembangan Kawasan Bebas Sabang (BPKS) untuk menghidupkan pelabuhan guna mendukung pengembangan sektor keluatan dan Perikanan.
  4. Pemerintah Aceh melalui Kelembagaan Panglima Laot, salah satu lembaga Adat tertua di Aceh untuk memperkuat kedudukan dan melibatkan masyarakat lokal dalam setiap arah pengembangan sektor perikanan dan kelautan dapat dilakukan, dengan meningkatkan kualitas hidup nelayan, seperti jaminan kesehatan, asuransi keselamatan Nelayan, perdampingan bagi pelaku usaha home industry serta Penguatan Sumberdaya Manusia (SDM).
  5. Pemerintah Aceh untuk memperkuat kerjasama pengawasan areal Fishing Ground melalui Pangkalan PSDKP Lampulo sebagai Unit Pelaksana Teknis Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam penyedian armada pengawasan dan fasiltas pendukung yang memadai.
  6. Pemerintah Aceh harus merumuskan konsep pembangunan skala prioritas masing-masing Kabupaten/Kota untuk meningkatkan produksi hasil perikanan, pengembangan berdasarkan produk unggulan, dan;
  7. Peningkatan kapasitas armada tangkap dan pengembangan fasiltas pendukung untuk menjangkau zona-zona terluar perairan guna meningkatkan produksi perikanan tangkap. Serta pengembangan Industri Aquatic Budidaya Lepas Pantai Offshore.

“Mudah-mudah rekomendasi ini hendaknya menjadi acuhan dasar Pemerintah Aceh kedepan, ucap Samsul. Dirinya bersama para pakar dari berbagai disiplin Ilmu mengharapkan kedepan Aceh dapat mandiri dalam mengelola sektor kelautan dan perikanan dari hulu ke hilir, dan pada akhirnya imbas tersebut berdampak pada peningkatan taraf hidup perekonomian Masyarakat Aceh. Kita juga akan melakukan kajian pada sektor lain, seperti Pertanian, Perkebunan, Kehutanan, dan Sektor Ekonomi Masyarakat untuk kita rekomendasikan kepada Aceh dimasa mendatang,”tutup Samsul. (Hendria)

Banner In Content 1
Mungkin Anda Suka

Komentar

Berita Terkait