LCS Shining Berbagi Kasih Dengan Anak Yatim Piatu

Detiknews.id – Sebanyak 185 anak yatim bersama 55 pendamping mengikuti acara Natal penuh kasih, yang diselenggarakan oleh  Lions Club Surabaya Shining, PT Matahari Sakti. Kegiatan berada di Grand City Mall Surabaya.

Lie Jenny Club service officer LCS Shining, Puspita Dewi past president LCS Shining, Hermin pujiastuti president LCS Shining, Silvia Gondo project officer dan semua anggota juga  peserta dari yayasan Bakti Luhur,  dan yayasan lainnya dalam acara baksos berbagi kasih.

Sylvia Gondowijoyo selaku ketua panitia melaporkan panti asuhan yang hadir merayakan Natal adalah Don Bosco, Bhakti Luhur dan ST. Yosef. Sylvia Gondowijoyo pun berharap kedepannya dapat mengajak banyak yayasan di Surabaya untuk menyelenggarakan acara berbagi kasih dan kebahagiaan.

Presiden Lions Club Surabaya Shining Hermin Pudjiastuti mengatakan seluruh anak yatim piatu mendapatkan bingkisan berupa peralatan sekolah, angpou, snack, dan makan siang. Untuk Yayasan Bhakti Luhur, kami menyumbang satu buah mesin cuci. Sedangkan untuk panti asuhan lain kami menyumbang dana tunai,” ujar Hermin Pudjiastuti.

Pupita Dewi Prijadi Presiden Direktur PT Matahari Sakti menambahkan bahwa perayaan Natal tahun lalu diselenggarakan bersama Lions Club Surabaya Shining, Grand City dan beberapa yayasan lain.

“Kami berharap kegiatan kemanusiaan terus diselenggarakan. Sebentar lagi perayaan Imlek dan Ramadhan, kami akan menggelar kegiatan bakti sosial kembali. Itu sudah menjadi kegiatan rutin,” pungkas Puspita Dewi Prijadi.

Di tempat yang sama, Suster Risye Alma menjelaskan Yayasan Bhakti Luhur Malang merupakan yayasan Katolik yang dikelola Suster Alma, Yayasan Bhakti Luhur memiliki sekolah khusus anak-anak penyandang disabilitas baik tuna netra maupun tuna daksa.

“Manariknya tidak hanya anak-anak pemeluk agama Katolik namun dari berbagai agama bersekolah di Bhakti Luhur Malang yang diasuh dan dibimbing para suster dengan penuh kasih sayang,” tuturnya.

Masih dengan Suster, kami tidak melihat kekurangan anak-anak disabilitas namun mengembangkan potensi bakatnya. Mereka adalah bagian dari kami dan keluarga kami. Pada prinsipnya Bhakti Luhur dan para susternya menyerahkan diri kepada Tuhan dan berusaha agar anak-anak disabilitas bisa mandiri di mata masyarakat,” tutur Suster Risye Alma.

Foto : Para pejabat yang tergabung dalam LCS Shining beserta para penyandang disabilitas – detiknewsid/m9

Tercatat 1000 anak yang belajar di sekolah Bhakti Luhur Malang. Dan 5000 anak lebih belajar di Bhakti Luhur yang tersebar di 13 provinsi di tanah air. Harapannya, Natal tahun ini membawa Indonesia damai, rukun, gembira dan bersatu sehingga menjadi negara yang luar biasa di mata dunia.

“Nando menyumbangkan suara merdunya menceritakan dirinya berlatih menyanyi selama tiga minggu sebelum acara di sekolah Bhakti Luhur. Pada perayaan Natal tahun ini, Nando berharap bisa berkumpul keluarga, adik dan kakak,” ungkapnya.

Anak yayasan panti asuhan bersuka cita menikmati acara demi acara dengan berbagi kasih dan hadiah. Acara berakhir dengan meriah membawa damai natal yang tersirat di wajah mereka. (M9)

Komentar

Berita Terkait