oleh

Kombes Pol Trunoyudo : Kapolda Jatim Menegur Bukan Mencopot, Terkait Kapolsek Tidur Saat Anev

Header

Detiknews.id Surabaya – Teguran tentang Kapolsek Gubeng Kompol Naufil Hartono yang tertidur saat Kapolda Jatim memberi paparan pada koordinasi pembentukan Kampung Tangguh Covid – 19 di Gedung Sawunggaling, Pemkot Surabaya adalah benar. Tidak ada pencopotan Jabatan.

info DetikNews.ID

Kapolda Jatim Kapolrestabes Surabaya AKBP Teddy Chandra S.I.K Kombes Pol Latif Usman, S.I.K, M.Hum Max One Hotel Dharmahusada Surabaya POP HOTEL SURABAYA

lanjut baca berita

Untuk diketahui agenda kegiatan Rapat Evaluasi di Kantor Pemda Kota Surabaya di hadiri oleh Kapolda Jatim, Pangdam V/Brawijaya, Walikota Surabaya,  Kapolrestabes Surabaya,  Kapolsek jajaran Polrestabes Surabaya, Danramil dan Camat seluruh Kota Surabaya.

“Kapolda Jatim Irjen Pol Muhammad Fadil Imran hanya menegur tapi bukan mencopot secara langsung jabatan Kapolsek seperti yang diberitakan banyak media, ” tutur Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, saat dokonfirmasi media di balai wartawan Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya.

Lanjut Trunoyudo, memang saat itu marah dan menyuruh keluar ruang rapat saat melihat Kapolsek Gubeng tertidur dalam rapat penting terkait penanganan Covid -19 di Jawa Timur.

“Semua ketentuan ada mekanismenya dan sesuai mekanisme, Kapolda Jatim Irjen DR M Fadil Imran MSi yakin semua tugas di lini apapun sangat berat ketika menghadapi Pandemi Covid-19 maka diharapkan keseriusan dalam menanganinya, ” tegasnya.

Masih dengan Trunoyudo, saat ini Kapolsek Gubeng masih mengemban tugas dan melaksanakan tanggung jawabnya di wilayah hukum Polsek Gubeng.

“Iya, memang saat itu Bapak Kapolda menyuruh Kapolsek Gubeng keluar dan lapor ke Kabid Propram, ini kan disuruh, ini kan perintah, jadi harus dilaksanakan tetapi ini bukan pencopotan jabatan secara langsung dan sejauh ini tidak ada pencopotan jabatan Kapolsek kog,” jelas Kombes Pol Trunoyudo.

Ditambahkan oleh Kombes Pol Trunoyudo dalam menangani Covid-19 ini, semua ujung tombak harus mampu secara manajerial tangani persoalan Covid-19 bersama sama dengan Danramil dan Lurah atau kepala desa yang ada di wilayahnya.

“Polda Jatim sangat serius dalam menangani kasus Covid -19 ini, untuk itu Bapak Kapolda mengerahkan seluruh jajaran untuk lebih serius lagi berupaya memutus rantai penyebaran Covid -19,” tambah Kombes Pol Trunoyudo.

Menurut Trunoyudo, Rapat tersebut merupakan sosialisasi dan penekanan terhadap kerja Gugus Tugas dan peran Polri bersinergi TNI-Polri dan Pemerintah Daerah serta stakeholders terkait.

” Tiga Pilar ini penting dan wajib mengetahui persoalan di wilayahnya serta harus menjadi Problem solver atau pemecahan masalah,” pungkas Kombes Pol Trunoyudo. Senin (25/05/2020)

Sebelumnya Kapolda Jatim dan Forkopimda Jatim selalu lakukan evaluasi dan koordinasi penanganan Percepatan Covid19 diantaranya sebagai terobosan pemecahan masalahnya melalui Desa atau Kampung Tangguh dengan basis Problem Oriented Policing (POP) yang disajikan program tersebut oleh Kapolda Jatim Irjen DR M Fadil Imran MSi. (M9)

Komentar

Berita Terkait