oleh

Kemenko Polhukam Adakan Sosialisasi Tentang Pelayanan Publik

DetikNews.id – Talkshow Kopri, merupakan acara yang diadakan Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia (Kemenko polhukam) peringati Hut Kopri ke – 47 di Plaza Timur Senayan. Brigjen Gamal Haryo Putro sebagai Intellegent, Pak Kun (Menko Polhukam), dalam meningkatkan Generasi Muda atau generasi Milenial Indonesia tertib yang dibuka langsung oleh Brigjen Gamal Haryo Putro. Selasa (27/11/2018).


info

DetikNews.ID



Ada yang Menarik


lanjut baca berita


Indonesia adalah negara hukum, dan itu adalah kesepakatan kolektif. Menepati hukum untuk menunjukkan ketertiban.

Menurut Survei, Indonesia termasuk negara teraman urutan ke 10. Sebuah kepercayaan yang tinggi membawa Indonesia termasuk urutan ke 2 Investasi terbesar.

Pelayanan publik sangatlah penting, esensi gerakan Indonesia tertib melakukan perubahan sikap secara menepati hukum, implementasi, mengacu pada identitas, mengacu pada norma dasar Pancasila. 6 Gugus Tugas sesuai kependudukan sarana, prasarana, yang memiliki unggulan, gagasan kementrian Komen Polkuham dengan membuat aplikasi Antrian Permohonan Paspor Online untuk pelayanan rakyat

Kemendagri 63, E-KTP KTP, KK, Akta Kematian, KTP Elektronik, Akta Perkawinan, Akta lahir dll. Unggulan mengenai perilaku Tertib Administrasi Kependudukan.

Korlantas dalam program Perilaku Tertib Berlalu Lintas melalui pelayanan SIM online dan E-Tilang dan Samsat 20% yang sudah dilakukan diberbagai wilayah DKI Jakarta. PANRB program Penegakan Hukum, Perilaku Tertib dan Pengelolaan Pengaduan dengan menggunakan aplikasi website dalam sistem SP4N. Kemenhub program Ketersediaan Sarana dan Prasarana dengan memfokuskan di terminal. Kementrian Sosial dalam Program Sekolah Ramah Anak.

Mengenai Perhatian untuk isu Bullying dalam sekolah atau Pendidikan Brigjen Gamal mengatakan, Mengisi waktu sekolah dengan hal-hal yang bermanfaat, dengan memperbaiki sistem di pendidikan terutama dari Rumah serta dorongan untuk anak dalam memberikan kegiatan untuk anak secara Body Shamming, “ ujarnya. Kesimpulan upaya dan inovasi dengan memanfaatkan teknologi.

Media Sosial menggunakan sistem Thingking, Befikir dalam kesisteman dalam kementrian, dari Gerakan Polisi Cilik untuk menertibkan lalu lintas. Filosofi memiliki otoritas, dalam satu kesatuan untuk langsung berdialog dengan cara penyampaian, dan upaya bersama” terangnya.

Pak Kun (Kemenko Polhukam) perilaku kebijakan yang berimplikasi kepada pungli yang semua kegiatan diawasi dalam pengambilan kebijakan. (AZH)

Mungkin Anda Suka

Komentar