oleh

Jogo Kali Pesan Gubernur Jatim Dalam Gelar Silaturahmi Bersama Pimpinan Media

Detiknews.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) bersinergi dengan media seluruh Jawa Timur, dengan menggelar acara silaturahmi. Terkait ini di pimpin langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Foto : Gubernur Jatim ditengah para Media – detiknewsid/m9

Gelar larcara Silahturrahmi berada di Gedung Negara Grahadi Jalan Gubernur Surabaya. Dihadiri puluhan media seluruh Jawa Timur.  Dalam pembukaan Kabag Humas Pemprov Jatim Aries memberi paparan, acara ini bertujuan untuk merangkul semua wartawan tanpa memandang sebelah mata atau membedakan media.

Dalam sambutannya, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengucapkan terimakasih kepada semua media baik TV, Cetak, Elektronik, Radio dan Online yang telah hadir memenuhi undangan kami.

“Kita bekerja baik untuk masyarakat Jawa Timur. Maka sinergitas Pemprov dan seluruh teman-teman jurnalistik seluruh Jawa Timur sangat penting, tolong disampaikan kepada saya jika ada masalah diluar dan apa yang harus kami maksimalkan dari pencapaian yang luar biasa yang sudah dilakukan oleh Pakde Karwo,” tuturnya.

Masih dengan Khofifah, terkait dengan lingkungan hidup saya 3 hari lalu ke Sungai Brantas, banyak yang dipublish soal popok ada 800 ribu bayi umur 0 sampai 3 tahun di Jawa Timur. Dalam sehari rata-rata memakai 4 popok, total 3,2 juta dari sejumlah itu ada 1,2 juta yang  terbuang di kali tersebut.

“Hasil dari penelitian ketika itu terbuang maka ikan itu mengkonsumsi popok itu. Dan  20 persen ikan itu,  berkelamin ganda kemudian dikonsumsi oleh masyarakat. Seperti Amerika  dan beberapa negara Eropa survey sungai ini tidak sehat,” tuturnya. Selasa malam (19/02/2019).

Lanjut Khofifah, Ini fatal mengakibatkan jenis kelamin yang lahir kalau laki laki melambai, dan perempuan maskulin. Semua itu efek dari konsumsi ikan tidak sehat tersebut. Kira kira 80 persen  ikan-ikan yang mengambang itu di dalam perutnya. Ternyata ada yang ada di sel tersusun dan itu bisa menimbulkan yang bisa menjadi sel-sel cancer yang berbahaya.

“Saya ingin menyampaikan mungkin diantara teman-teman ada yang secara khusus bisa memberikan edukasi kepada masyarakat hari ini di seluruh dunia kesehatan secara  preventif dan kuratif. Pesan yang kami sampaikan,  mari bersinergi bersama menjaga kebersihan lingkungan. Seperti ‘Jogo Kali’ Istilah jawanya,” pungkasnya.

Foto : Suasana Silaturahmi – detiknewsid/m9

Himbauan Gubernur, untuk pos dekat kali agar diberi pesan Suara berisi jangan buang popok di kali. Bagi pelanggar akan diberi waktu  6 bulan pertama ini saya ingin di viralkan di sosmed tapi di blur  nomor polisinya di wajah yang membuang. Setelah 6 bulan harus selalu kalau tidak itu kita lakukan penindakan.

Sekarang  sudah ada 18 asosiasi yang sudah mengikatkan diri untuk sama-sama menjaga kerelawanan, juga kepada seluruh warga Jawa Timur maupun warga Jawa Timur yang di luar Jawa Timur teman-teman yang punya kelompok-kelompok yang membangun solidaritas sosial melalui mata media  yang lebih tajam saling menyikapi masalah di luar keterbatasan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. (M9)

Komentar

Berita Terkait