oleh

DPR RI Dapil NTB Fraksi Nasdem di Laporkan Atas Dugaan Penipuan, Ini Pernyataannya Tenaga Ahlinya

Detiknews.id,- Terkit dengan berita yang beredar di media massa online tentang anggota DPR RI Fraksi Nasdem Syamsul Lutfi akan dilaporkan oleh Koalisi Milenial Peduli Demokrasi ke Bareskrim Polri terkait dugaan tindak pidana penipuan. Hal tersebut mendapat respon cepat dari Tenaga Ahli DPR RI Fraksi NasDem Ahmad Syamsul Hadi yang sekaligus mewakili Syamsul Luthfi memberikan pernyataan.


info

DetikNews.ID



Ada yang Menarik


lanjut baca berita


“Berita tersebut tidak benar, itu adalah fitnah keji yang dialamatkan kepada beliau. Saya menduga kuat ada aktor lain yang memainkan issu seperti ini. Kita bisa mencatat sejak periode kepemimpinan beliau di Lombok Timur, issu ini sering kali bongar pasang untuk menjegal, tetapi ini issu lama,” tegas Ahmad.

Ahmad mewanti-wanti kepada orang yang mengaku sebagai korban untuk menunjukkan dirinya, yang gentle dan terbuka, jangan sembunyi, sehingga keadaan atau penipuan yang dimaksud menjadi terang benderang.

“Ingat setiap kader partai NasDem adalah sub-ordinat dari partai, sebagai kader partai kami akan hadapi semua ini. Ini harus diluruskan, jangan sampai karena Syamsul Luthfi bersuara kritis demi kemaslahatan masyarakat, terus ada yang merasa terganggu dan melakukan tindakan terbelakang dan menjatuhkan nama baik beliau,” sambung Ahmad saat dihubungi via telpon di Mataram,  Rabu (03/06/20).

Kata ahmad beberapa waktu terakhir, Syamsul Luthfi memang gencar bersuara di nasional dan daerah menyoroti pembangunan yang berlangsung di Nusa Tenggara Barat terutama Pulau Lombok sebagai daerah pemilihannya. Ahmad mempersilahkan Koalisi Milenial Peduli Demokrasi meneruskan tindakannya untuk melaporkan ke Bareskrim Polri dan meneruskan niat mereka untuk unjuk rasa ke Mahkamah Partai NasDem.

“Silahkan saja, jangan tidak dilanjutkan. NasDem adalah partai yang modern dan terbuka, tidak pernah alergi terhadap kritik apalagi issu murahan yang seolah-olah hanya mengejar keadaan sehingga menjadi kacau dan menghilangkan fokus legislator untuk bekerja bersama rakyat dan untuk kepentingan rakyat. Itu tindakan orang tidak punya otak akademis, dan kami sangat faham, siapa saja actor dibalik ini semua” tutup Ahmad.

Mungkin Anda Suka

Komentar