Dialog Publik 4 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK: Setelah Kebutuhan Dasar Terpenuhi, Kebijakan Selanjutnya Adalah Pemberdayaan dan Keberpihakan

Detiknews.id – “Tasikmalaya adalah salah satu kabupaten yang pelaksanaan dan pengelolaan Dana Desanya termasuk paling berhasil di Indonesia,” kata Yanuar Nugroho, Deputi II Kepala Staf Kepresidenan dalam Dialog Publik di kampus Universitas Siliwangi Tasikmalaya, Jawa Barat, 29 November 2018.

Oleh karena itu, kata Yanuar, Tasikmalaya dipilih menjadi salah satu lokasi dialog publik supaya masyarakat di kabupaten ini dapat mengenal dan mengetahui lebih jauh, kebijakan dan program apa saja yang sudah dikerjakan oleh pemerintah di banyak bidang selama empat tahun terakhir ini. Ia menjelaskan bahwa setelah kebutuhan dasar warga masyarakat di bidang kesehatan dan pendidikan dikelola secara sistematis, langkah selanjutnya adalah pemberdayaan dan pemihakan, sebagai bagian dari pengembangan sumber daya manusia Indonesia.

Hadir juga sebagai narasumber dalam dialog publik hasil kerja sama Kantor Staf Presiden dan Kementerian Komunikasi dan Informatika tersebut adalah Direktur Jenderal Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) dan Asisten Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Kabupaten Tasikmalaya, dan Wakil Rektor III Universitas Siliwangi Budi Rahmat.

Yanuar menguraikan bahwa pembangunan infrastruktur yang selama ini terlihat masif dikerjakan, adalah instrumen atau alat untuk memastikan keberpihakan, terutama pada masyarakat yang perlu mendapatkan perlindungan. “Pemerintah juga berusaha keras untuk mengendalikan inflasi pada angka yang rendah. Sebagai contoh, harga semangkok mi bakso di Tasikmalaya hari ini masih sama dengan 3-4 tahun yang lalu,” katanya.

Komentar

Berita Terkait