oleh

Bawaslu Jatim Gelar Deklarasi Damai Bersama Ratusan Seniman Dan Budayawan

Detiknews.id – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Jawa Timur menggelar deklarasi damai menyongsong Pemilu 17 April 2019, kegiatan berada  di Convention Hall Grand City Surabaya.

Acara bertajuk “Serambi Budaya Pengawasan” ini melibatkan ratusan seniman dan budayawan seluruh Jawa Timur. Menghadirkan Komisioner Bawaslu Jatim Aang Khunaifi. Selain Komisi II DPR, acara ini juga dihadiri para perwakilan partai politik, pelajar, seniman dan budayawan, serta penyair Clurit Mas D Zawawi Imron.

jual properti

Komisioner Bawaslu Jatim, Aang Khunaifi mengatakan, kegiatan budaya ini digelar untuk mengingatkan kepada khalayak atas pentingnya persatuan dan kedamaian dalam berdemokrasi. “Beda pilihan itu biasa. Terpenting jangan sampai bertikai. Pemilu ini harus dijaga dengan baik, sehingga suasana tetap kondusif,” katanya, Selasa sore (09/04/2019).

Pesan itulah, kata Aang, yang disampaikan melalui pagelaran seni dan budaya. Dia berharap, nilai-nilai luhur budaya lokal Jawa Timur tersebut terimplementasi dalam kehidupan berdemokrasi. Saling toleransi dan menghormati.

“Kita satu bangsa Indonesia, juga merupakan warga Jawa Timur yang memiliki kebudayaan lokal yang guyub-rukun. Ini harus dijaga,” katanya.

Di luar itu, Aang juga ingin melibatkan banyak pihak, termasuk budayawan dan seniman untuk turut aktif melakukan pengawasan pada Pemilu 17 April nanti. Tujuannya, pelaksanaan pemilu berjalan dengan baik tanpa ada kecurangan dan permusuhan.

Lanjut Aang, pada acara tersebut ada tiga komitmen yang dideklarasikan oleh para pelaku seni. Pertama, melakukan pengawasan partisipatif demi terwujudnya pemilu yang demokratis. Kedua, melawan praktek politik uang dalam Pemilu 2019. Ketiga, mendukung penuh Bawaslu dalam penegakan hukum pemilu.

Foto : Pagelaran Seni Budaya – detiknewsid/m9

Sementara itu, acara “Serambi Budaya Pengawasan” ini berlangsung meriah. Berbagai atraksi dan pertunjukan seni ditampilkan oleh para seniman di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. Ada musik tradisional, teaterikal, monolog hingga ludrukan.

Isi dari Deklarasi Serambi Budaya Pengawasan adalah Pelaku Seni Jawa Timur berkomitmen melakukan pengawasan partisipatif demi terwujudnya pemilu yang demokratis.

Yang kedua, Pelaku seni Jawa Timur berkomitmen melawan praktek politik uang dalam Pemilu 2019 dan pelaku seni Jawa Timur berkomitmen mendukung penuh badan pengawas pemilu dalam penegakkan hukum pemilu. (M9)

Komentar

Berita Terkait