oleh

Alumni Trisakti Untuk Jokowi (TUJ) Dukung Keputusan MK

Detiknews.id – Setelah melalui masa persidangan yang cukup lama dan memakan energi yang tidak sedikit, akhirnya hari ini MK membacakan putusannya. Dalam pembacaan amar putusan setebal 500 halaman yang masih berlangsung sampai saat ini,sepertinya keputusan MK akan menolak permintaan pemohon sehingga dengan demikian, pasangan nomer urut 01 Jokowi Widodo-Ma’ruf Amin memenangkan kontestasi pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024.

“Kami sangat menghargai apa yang sudah dilakukan oleh MK selama masa persidangan dan kami yakin bahwa MK akan menolak permohonan dari kubu pasangan no 02 Prabowo-Sandi” demikian disampaikan Muhanto Hatta, Ketua Umum Trisakti Untuk Jokowi (TUJ) dalam siaran persnya kepada awak media, Kamis, (27/06). Muhanto menghimbau agar semua pihak menerima dengan legowo apapun keputusan MK ini terutama kubu 02. “Sudah saatnya kita akhiri perselisihan yang terjadi selama ini.

Saatnya kita bersatu kembali demi kemajuan bangsa dan negara. Lupakan 01 & 02, kampret & cebong saatnya adalah kita ini adalah Persatuan Indonesia. Kita kembali kerja, kerja dan kerja agar bisa membawa bangsa ini menjadi bangsa yang maju dan menjadi lebih baik lagi,”lanjut Muhanto.

Sarah Wijanarko, Sekjen Trisakti Untuk Jokowi (TUJ) mengamini apa yang disampaikan Muhanto. ”Bangsa kita adalah bangsa yang besar dimana Bhineka Tunggal Ika adalah ciri khas kita. Jangan karena berbeda dalam politik maka kita rusak tatanan negara yang sudah kuat secara fundamental ini”.

Selain itu, proses persidangan MK yang berlangsung saat ini merupakan upaya hukum terakhir bagi sengketa pilpres serta putusannya merupakan putusan hukum tertinggi dan bersifat final dan mengikat (final & binding) imbuh Sarah.

Sarah menyampaikan juga bahwa ke depan isu terkait dengan intoleransi dan radikalisme harus diwaspadai. Ada upaya-upaya untuk menghancurkan rasa persatuan di masyarakat dengan permasalahan tersebut.

”Oleh karena ini kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk menerima dengan baik keputusan MK ini. Untuk pihak yang kalah,janganlah melakukan provokasi sehingga menimbulkan kerusuhan dan untuk pihak yang menang agar tidak sombong dan tetap merangkul semua pihak.” pungkas Muhanto dan Sarah bersama-sama.

Pewarta: Daniel

Komentar

Berita Terkait