Prodi D4 Vokasi UNESA Dukung SDGs, Latih Siswa SMKN 12 Surabaya Belajar Batik Tulis Majapahitan

Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), menjadi bagian dari program Pusat Unggulan Iptek (PUI) Seni Budaya Majapahitan UNESA

Detiknews.id Surabaya – Dosen Program Studi D4 Tata Busana Fakultas Vokasi Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menggelar pelatihan pembuatan batik tulis motif Majapahitan di SMKN 12 Surabaya, Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari program Pusat Unggulan Iptek (PUI) Seni Budaya Majapahitan UNESA, untuk melestarikan warisan budaya, sekaligus mengembangkan keterampilan vokasional.

Pelatihan yang berlangsung pukul 08.00–15.00 WIB tersebut dilaksanakan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Peserta mendapatkan pembelajaran berbasis praktik, mulai dari mengenali karakter motif Majapahitan, mengembangkan ide visual, hingga menerapkannya dalam proses pembuatan batik tulis.

Tim PKM Prodi D4 Vokasi UNESA melatih siswa SMKN 12 Surabaya / M9

Tim dosen yang terlibat terdiri atas Dr. Irma Russanti, S.Pd., M.Ds., Dr. Yuhri Inang Prihatina, S.Pd., M.Sn., Silmy Ni’mah Fadhilah, S.T., M.Ds., dan Fadlilah Indira Sari, M.Pd.

Melalui pelatihan tersebut, peserta didorong meningkatkan keterampilan teknis, kreativitas, dan ketelitian dalam menghasilkan karya kriya tekstil. Mereka juga diperkenalkan pada potensi warisan budaya Majapahit sebagai sumber inspirasi pengembangan desain fashion dan produk tekstil.

“Pengembangan motif Majapahitan menjadi salah satu fokus program PUI Seni Budaya Majapahitan UNESA. Warisan budaya tidak hanya diposisikan sebagai objek pelestarian, tetapi juga sebagai sumber inovasi yang dapat menghasilkan produk kreatif dengan nilai estetika dan identitas budaya,” tutur Dr. Irma Russanti, S.Pd., M.Ds.

Dalam kegiatan ini, peserta diajak menginterpretasikan ragam visual Majapahitan ke dalam karya batik tulis yang berpotensi dikembangkan lebih lanjut untuk kebutuhan industri fashion dan kriya tekstil.

“Program tersebut juga memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah kejuruan dalam pengembangan pendidikan vokasi. Transfer pengetahuan dan keterampilan dari dosen kepada peserta didik diharapkan dapat menjadi bekal untuk meningkatkan kompetensi profesional sekaligus membuka peluang kewirausahaan,” ujarnya.

Pelatihan ini sejalan dengan sejumlah tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), yakni SDG 4 tentang pendidikan berkualitas, SDG 8 mengenai pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, SDG 11 tentang pelestarian warisan budaya, serta SDG 12 terkait konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab. Kolaborasi UNESA dan SMKN 12 Surabaya juga mendukung SDG 17 melalui kemitraan antarlembaga pendidikan.

Melalui program PUI Seni Budaya Majapahitan, UNESA berupaya memperluas penerapan pengetahuan dan inovasi berbasis budaya kepada masyarakat. Pelatihan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan keterampilan membatik, tetapi juga mendorong pengembangan desain yang mengangkat identitas budaya Majapahit dan relevan dengan kebutuhan fashion masa kini. (M9)

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Komentar

Berita Terkait