oleh

Terkait Informasi Masyarakat Kapolres Bangka Barat Meninjau Lokasi Bukit Menumbing

Bangka Barat,Detiknews.id —  Terkait informasi masyarakat pada hari Jum’at, tangal 20 september 2019 Pukul 16.00 Wib Kapolres Bangka Barat AKBP MUHAMMAD ADENAN AS. S.H., S.I.K.,M.H beserta Kasat Sabhara IPTU Agus Prastiawan dan Kapolsek Mentok AKP Alfian Ali, S.H.,S.I.K. serta Anggota Polres Bangka Barat melaksanakan pengecekan di lokasi aktivitas penambangan pasir timah ilegal di lereng Bukit Menumbing Kelurahan Sungai Daeng Kecamatan Muntok Kabupaten Bangka Barat.


info

DetikNews.ID


AKBP Teddy Chandra S.I.K

setelah ini


lanjut baca berita


AKBP MUHAMMAD ADENAN AS. S.H., S.I.K.,M.H selaku Kapolres Bangka Barat mengatakan,” Pengecekan dilakukan karena adanya informasi dari masyarakat ,bahwa ada kegiatan yang merusak kawasan hutan manumbing, kami langsung menindak lanjuti dan melakukan pengecekan di Kawasan Hutan Menumbing,” Terang Kapolres.

Menurut sumber dari Humas Polres Bangka Barat melalui rilisnya ke awak media Detiknews.id sabtu malam (21/09/2019) menjelaskan,”Dari hasil pengecekan tersebut yang ditemukan kerusakan lahan yang cukup parah di kawasan Hutan Menumbing,sebelumnya pada hari kamis tanggal 19 september 2019 pukul 14.00 Wib siang Sat Reskrim melakukan pemeriksaan terhadap tiga orang yang diduga melakukan penambangan liar,dan diamankan di lokasi Sinar Menumbing Desa Air Belo, dari Hasil Operasi Tim Gabungan yang terdiri dari Polres Bangka Barat , Pemkab Bangka Barat,Sat Pol PP dan Dinas Kehutan kabupaten Bangka Barat dan
dari kegiatan tersebut Tim gabungan mengamankan mesin Ti (tambang inkonvensional)  dan mengamankan 3 (tiga ) orang yang sedang berada di lokasi tambang di lokasi sinar menumbing desa air belo, ketiga orang tersebut beserta barang bukti diamankan di Mako Polres Bangka Barat.

Barang bukti yang disita

Ketiga orang yang ada di lokasi diantaranya Ki als Op (20)  warga Kampung Tanjung Kelurahan Tanjung Kecamatan Muntok, Ko als Lu (48) warga Kelurahan Air Belo Kecamatan Muntok dan Fa als Oj (39) warga Desa Cupat Kecamatan Parittiga Kabupaten Bangka Barat.

Dari kegiatan Operasi tersebut petugas juga mengamankan barang bukti diantaranya 2(dua) unit mesin robin (pompa air), 1(satu) unit mesin tanah, 1(satu) buah sakan , 2 (dua) gulung selang air , 1(satu) buah cangkul dan 2(dua) buah penggaruk.

Akbp MUHAMMAD ADENAN AS. S.H., S.I.K.,M.H

Kapolres Bangka Barat AKBP MUHAMMAD ADENAN AS. S.H., S.I.K.,M.H membenarkan kejadian tersebut dan menjelaskan saat ini yg diduga pelaku dan barang bukti diamankan di Mako Polres Bangka Barat untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan.

” Saat ini Reskrim sedang melakukan pemeriksaan terhadap ketiga yang diamankan di lokasi yang diduga pelaku penambangan illegal di lokasi Kaki Bukit Menumbing ,”Ujar Kapolres Bangka Barat.

Kapolres Bangka Barat juga menambahkan kedepannya Polres Bangka Barat akan memasang spanduk himbauan agar tidak ada lagi yang melakukan aktivitas penambangan pasir timah ilegal ataupun kegiatan apapun yang dapat merusak lingkungan sekitar Kawasan Hutan Konservasi Menumbing, Kapolres Juga akan mengajak Forum koordinasi pimpinan daerah / Forkompinda, LSM, Kodim, Sat Pol PP dan Dinas Kehutanan untuk melakukan Patroli Gabungan yang tujuannya untuk menjaga Kelestarian Hutan Menumbing.

Jurnalis : Rey
Sumber : Humas Polres
Bangka Barat

Komentar

Berita Terkait