Kapolsubsektor Pelni Cepat Tanggap Mengatasi Permasalahan Masyarakat di Kapal Pelni

Detiknews.id – Peranan Polisi sebagai Pelindung, Pengayom dan Pelayan diwujudnyatakan dalam kehadirannya saat mengatasi permasalahan masyarakat khususnya penumpang Pelni dapat dirasakan dengan kehadiran Kapolsubsektor Pelni yang cepat tanggap. Bentuk perlindungan yang dirasakan masyarakat adalah dengan tindakannya yang mampu memberikan pembinaan kepada penumpang kapal, baik orang tua maupun anak-anak. Bentuk pelayanan yang dirasakan dengan respon yang cepat dari polisi setelah ada laporan dari masyarakat tentunya berimplikasi terhadap tindakan kepolisian yang proporsional dan akuntabel.


info

DetikNews.ID



Ada yang Menarik


lanjut baca berita


Tanpa kepolisian, pemerintah dan masyarakat sulit untuk menentukan upaya hukum apa yang harus dilakukan dalam mengatasi berbagai permasalahan dalam masyarakat. Upaya yang dilakukan polisi khususnya Polsubsektor Kawasan Pelni, Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam mengatasi permasalahan masyarakat khususnya penumpang Pelni dibuktikan dengan sikap cepat tanggap dalam membantu orang lain.

Hal tersebut terlihat saat Kapolsubsektor Kawasan Pelni Ipda A Hasibuan menerima laporan dari Asmen Pelni Cabang Tanjung Priok Bapak Rahmat bahwa salah satu penumpang kapal Pelni atas nama Antonius Arinus (41) yang beralamat di Tanjung Uncang, Batam meninggal dunia di atas kapal KM Umsini dalam perjalanan dari Kijang menuju Jakarta.

Berdasarkan informasi yang diterima awak media ini, Minggu (29/12/2019) Kapolsubsektor Pelni Ipda A Hasibuan menjelaskan kejadian tersebut bermula pada saat KM Umsini berlayar dari Pelabuhan asal Kijang menuju Tanjung priok. Korban bersama Istri bernama Maria adalah penumpang K.M Umsini tujuan Maumere NTT, pungkasnya.

Dijelaskan Ipda A Hasibuan, awalnya Istri korban terbangun dan melihat suaminya yang tidur disamping sedang mengalami kejang dan mengeluarkan busa dari dalam mulutnya. Akibat kejadian tersebut, Ibu Maria memanggil petugas medis untuk mengecek kondisi suaminya hingga petugas medis kapal tiba ditempat dan langsung memeriksa kondisi almarhum yang didapati sudah meninggal dunia di Perairan Laut Jawa dan menunggu kapal sandar di Tanjung Priok Jakarta Utara.

Sekira pukul 13.15 wib, K.M Umsini sandar dan tiba di Pelabuhan Tanjung Priok. kemudian Kapolsubsektor Pelni bersama Pawas dan piket Reskrim langsung naik ke atas kapal menuju kamar mayat dan piket Reskrim melakukan Identifikasi. Dari keterangan istri almarhum sebelum berangkat berlayar memang sudah mengalami sakit, jelas Ipda A Hasibuan.

Dengan adanya hal tersebut, selanjutnya mengingat tujuan Almarhum menuju Maumere, Kapolsubsektor Pelni langsung berkoordinasi dengan Kepala Ops PT Pelni Bapak Saiful Gojali untuk melakukan pengurusan jenazah dan kepulangan anak istrinya untuk dapat dikirim dengan menggunakan pesawat.

Dari hasil kesepakatan tersebut, PT Pelni pun bersedia untuk membiayai Almarhum dan keluarga dengan membuat surat pernyataan apabila asuransi Almarhum dikeluarkan oleh PT. Jasa Raharja akan dipotong biaya yang dikeluarkan oleh PT. Pelni dan disetujui oleh istri almarhum Saudari Maria Yasinta.

Dalam keterangannya, Kapolsubsektor Ipda A Hasibuan mengatakan bahwa Jenazah akan dibawa malam ini ke Bandara dan diterbangkan besok pagi, tutupnya.

Pewarta: Daniel

Komentar

Berita Terkait