DPC PERADI Surabaya Kenalkan Dunia Praktisi Hukum ke Mahasiswa Baru Universitas Narotama 

Ilmu bagi mahasiswa baru Fakultas Hukum Universitas Narotama Surabaya, dari bangku kuliah hingga ke ruang sidang

Detiknews.id – DPC PERADI Surabaya, mengenalkan dunia profesi hukum kepada mahasiswa baru di Fakultas Hukum Universitas Narotama Surabaya. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa, untuk memperoleh gambaran mengenai perjalanan akademik hingga praktik hukum di dunia profesional.

Kegiatan dihadiri Kaprodi S1 Hukum Universitas Narotama Dr. Bambang Arwanto, S.H., M.H., Humas DPC PERADI Surabaya Najwa Septianingsih Manan, S.H., M.H., CLA, serta perwakilan Young Lawyer Committee (YLC) DPC PERADI Surabaya Robiatul Adawiyah, S.H., M.H.

Najwa yang merupakan alumni S2 Hukum Universitas Narotama, sekaligus praktisi hukum membagikan pengalaman mengenai proses yang perlu dilalui mahasiswa, sebelum memasuki dunia profesi.

Menurutnya, profesi advokat tidak hanya berkaitan dengan kemampuan berbicara di ruang persidangan atau menguasai ketentuan hukum.

“Menjadi lawyer bukan sekadar bisa bicara di persidangan atau hafal banyak pasal. Ada proses panjang untuk membangun kemampuan, pengalaman, integritas, serta memahami berbagai karakter dan persoalan hukum di masyarakat,” ujar Najwa, Rabu (16/09/2026).

Sebagai alumni yang kini aktif sebagai praktisi dan bagian dari organisasi profesi, Najwa juga mengajak mahasiswa, mulai mempersiapkan diri sejak awal perkuliahan.

“Pengalaman akademik, organisasi, serta interaksi dengan lingkungan profesional. Ini menjadi bagian dari proses pembentukan kapasitas mahasiswa hukum,” ungkapnya.

Sementara itu, Robiatul memberikan perspektif dari kalangan young lawyer. Ia mengajak mahasiswa, untuk memahami bahwa perkembangan dunia hukum membutuhkan generasi muda yang tidak hanya menguasai teori.

“Ilmu itu tidak hanya teori, tetapi juga memiliki kemauan belajar, kemampuan berorganisasi, membangun jejaring, dan memahami persoalan hukum secara langsung,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa juga diperkenalkan pada beragam pilihan profesi di bidang hukum. Selain Advokat, terdapat profesi Hakim, Jaksa, Notaris, Akademisi, Legal Counsel, serta berbagai bidang lain yang membutuhkan kompetensi hukum.

Pertemuan antara kampus, alumni, organisasi profesi, dan praktisi hukum.  Diharapkan, memberikan pemahaman yang lebih konkret, kepada mahasiswa baru. Untuk mengenai dunia yang akan mereka masuki, setelah menyelesaikan pendidikan.

Bagi mahasiswa hukum, perkuliahan tidak berhenti pada penguasaan teori dan peraturan perundang-undangan. Pengetahuan tersebut menjadi dasar untuk dikembangkan melalui pengalaman, keterampilan, serta pembentukan integritas sebelum memasuki dunia profesional.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan, bahwa masa perkuliahan merupakan tahap awal untuk mempersiapkan diri menghadapi praktik hukum. Mahasiswa didorong untuk mulai belajar, berani mencoba, membangun pengalaman, dan menjaga integritas sejak awal menempuh pendidikan hukum. (M9)

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Komentar

Berita Terkait