oleh

Asosiasi BEM Lombok Tengah Tuntut Pemda Keluarkan Perda Beasiswa

Detiknews.id,- Negara bertanggung jawab memberikan pelayanan dan pembiayaan pendidikan bagi mahasiswa untuk menyelesaikan pendidikannya di perguruan tinggi baik bersumber dari APBN maupun APBD seperti yang tertera dalam UU Republik Indonesia No 12 Tahun 2012 Tentang Perguruan Tinggi pada Pasal 83 dan Pasal 89.


info

DetikNews.ID



setelah ini


lanjut baca berita


Asosiasi BEM Lombok Tengah menyampaikan aspirasi dan kritikan terhadap roda kepemerintahan daerah kabupaten Lombok Tengah khususnya penanganan dibidang pendidikan tinggi, dengan yang masih dibilang jauh lebih rendah dibandingkan kabupaten/kota lainnya.

“Jika berbicara pendidikan berarti bericara tentang investasi jangka panjang dan investasi pendidikan adalah salah satu proyek terbesar suatu bangsa untuk bisa mencerdaskan kehidupan bangsa dan menghadapi tantangan jaman agar tidak tertinggal,” Kata Ahmad Candra Presiden Asosiasi Badan Eksklusif Mahasiswa (BEM) Kabupaten Lombok Tengah di Praya, Sabtu (30/05/2020).

Candra mengutarakan bahwa perihatin dengan kondisi pendidikan mahasiswa di Lombok Tengah jika dibandingkan dengan daerah lainnya, ini tidak boleh dibiarkan berlarut- larut sehingga tidak menemukan titik terang.

“Justru dengan adanya kami Asosiasi BEM Lombok Tengah yang merupakan garda terdepan mahasiswa Lombok Tengah harus bisa memformulasikan itu dan mengaspirasikannnya ke pemerintah daerah,” ungkap Candra.

Dengan kondisi mahasiswa Lombok Tengah yang ekonominya rata-rata kurang mampu yang sebagian berprofesi dibidang pertanian, salah satu fokus untuk membantu sistem pendidikan yang mampu dijangkau oleh seluruh mahasiswa.

Tambah Candra, terlebih kepada mahasiswa berprestasi yang kondisinya kurang diperhatikan oleh pemerintah daerah, karena kurangnya komunikasi dengan pemerintah daerah.

“Alhamdulillah setelah terbentuknya Asosiasi BEM Lombok Tengah mampu berkomunikasi dengan pemerintah, untuk mengusulkan dikeluarkannya Perda Beasiswa bagi mahasiswa Lombok Tengah,” Terangnya.

Jika di realisasi nantinya,  Asosiasi BEM Lombok Tengah berharap beasiswa tersebut akan diperuntukkan oleh pemda kepada mahasiswa yang kurang mampu dan berprestasi.

Ditambahkan Ketua DPO Asosiasi BEM Lombok Tengah Lalu Galuh Firman Shihabullah menerangkan Usul untuk dikeluarkannya Perda Beasiswa bukan hanya berdasar kondisi saat ini, akan telah dilakukannya riset terhadap adanya Peraturan-peraturan Daerah kabupaten lain yang memberikan beasiswa bagi mahasiswanya.

“Seperti contoh Peraturan Bupati Luwu Timur Provinsi Sulawesi Selatan Nomor 17 Tahun 2018, Peraturan Bupati Jembaran Provinsi Bali Nomor 3 Tahun 2016, dan Peraturan-peraturan Daerah lainnya,” Ujarnya.

“InsyaaAllah usulan untuk dikeluarkannnya Perda Beasiswa ini akan kami konsultasikan ke Pemerintah Daerah apabila Pandemik Covid 19 sudah kondusif,” tutupnya.

Komentar

Berita Terkait