Detiknews.id Surabaya – Lulusan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga (FIB UNAIR), Nur Eliana Rosyadah atau yang akrab disapa Nana. Ini membuktikan bahwa kompetensi Humaniora dapat menjadi modal kuat. Untuk menembus industri kreatif digital.
Alumna Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia angkatan 2019, kini berkarier sebagai Content Creator dan Copywriter. Nana juga mendirikan Digital Locker Indonesia, dan dipercaya menjadi mentor serta pemateri di sejumlah perguruan tinggi dan institusi nasional.
Perjalanan Nana di dunia digital dimulai saat pandemi COVID-19, ditengah aktivitas akademik yang beralih secara daring. Sejak 2020, ia tetap aktif mengembangkan diri melalui berbagai kegiatan di luar perkuliahan.
Pada 2021, Nana mengikuti program Kampus Mengajar. Sekaligus mulai membangun eksistensinya di media sosial dengan membuat konten edukasi tentang kebanggaannya sebagai mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia.
Respons positif dari publik mendorong Nana untuk terus konsisten membuat konten. Dari aktivitas tersebut, ia kemudian mengembangkan karier sebagai praktisi digital hingga mendirikan Digital Locker Indonesia.
Selama masa kuliah, Nana juga merintis usaha di bidang Food and Beverage (F&B), memperoleh Beasiswa Pertamina Foundation pada 2022, serta mengikuti program Magang Merdeka sebagai copywriter.
Berbagai pengalaman tersebut mengantarkannya meraih gelar Sarjana Humaniora, dengan predikat Cumlaude dan lulus tepat waktu pada Juni 2023.
Menurut perjalanan Nana, kemampuan berbahasa dan literasi yang diperoleh selama menempuh pendidikan di FIB UNAIR.
“Ini menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun personal branding, menyusun komunikasi publik, mengelola platform digital, hingga mengoptimalkan media sosial,” ungkapnya.
Ia juga mendorong mahasiswa FIB UNAIR agar tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik, tetapi memanfaatkan masa perkuliahan untuk membangun koneksi dan mengasah keterampilan di luar kelas.
Nana menilai mahasiswa perlu berani mengambil langkah awal dan tidak takut mencoba berbagai peluang.
“Dengan pngalaman menunjukkan bahwa latar belakang pendidikan humaniora dapat dikembangkan, menjadi kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri kreatif digital,” jelasnya, Rabu (30/09/2026)
Kiprahnya sebagai content creator, copywriter, pengusaha digital, mentor, dan pemateri menjadi salah satu gambaran perjalanan alumni Bahasa dan Sastra Indonesia FIB UNAIR dalam beradaptasi dan berkontribusi di tengah perkembangan industri digital. (M9)
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.





Komentar