Detiknews.id Surabaya – iCAR menjadikan teknologi Range-Extended Electric Vehicle (RE-EV) pada V27. Sebagai salah satu andalan, untuk memperluas pasar kendaraan energi baru atau New Energy Vehicle (NEV) di Jawa Timur.
Model tersebut diperkenalkan bersama iCAR V23, dalam ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Surabaya 2026, yang berlangsung 26–30 Agustus di Grand City Convex Surabaya.
Head of Marketing iCAR Indonesia Metta Yunita mengatakan, kehadiran V27 memberikan alternatif bagi masyarakat yang ingin menggunakan kendaraan listrik, namun masih mempertimbangkan kebutuhan perjalanan jarak jauh.
“Jadi memang memberikan opsi New Energy untuk masyarakat dengan opsi yang baru, ya, dan juga untuk masyarakat di Jawa Timur tentunya,” ujar Metta.
Berbeda dengan kendaraan hybrid konvensional, sistem RE-EV pada V27 tetap menjadikan motor listrik sebagai penggerak kendaraan. Sementara mesin bensin berfungsi sebagai sumber energi untuk mengisi baterai.
“RE-EV adalah Range Extended Electric Vehicle. Jadi basicnya adalah EV, karena penggeraknya motor. Tapi dia punya mesin bensin yang bisa digunakan untuk ngecas baterai,” jelasnya.
Dengan sistem tersebut, V27 menawarkan sensasi berkendara seperti kendaraan listrik sekaligus fleksibilitas untuk perjalanan dengan jarak yang lebih jauh.
Secara resmi, V27 diperkenalkan sebagai SUV flagship yang mengusung teknologi Golden Range-Extended Electric Vehicle. Berdasarkan materi iCAR, kendaraan tersebut memiliki kemampuan jelajah gabungan lebih dari 1.200 kilometer berdasarkan standar CLTC.
Sementara itu, iCAR V23 hadir sebagai kendaraan listrik murni. Model tersebut menggunakan baterai hingga 81,76 kWh dengan jarak tempuh hingga 430 kilometer berdasarkan standar NEDC.
V23 juga tersedia dalam pilihan penggerak roda belakang dan empat roda melalui teknologi Intelligent Wheel Drive (iWD). Untuk pasar Surabaya, V23 ditawarkan mulai Rp399,9 juta.
Respons Pasar
Pengenalan dua teknologi elektrifikasi tersebut mendapat respons dari pengunjung GIIAS Surabaya. Operation Manager ASCO Automotive Sulianto mengatakan iCAR Indonesia menargetkan 100 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama pameran.
“Kalau bicara mengenai target sebenarnya di GIIAS ini dari iCAR Indonesia menargetkan SPK itu 100 unit,” kata Sulianto.
Menurutnya, antusiasme pengunjung terlihat dari aktivitas test drive sejak hari pertama. Sekitar 30 orang telah mencoba kendaraan iCAR hingga hari pertama penyelenggaraan.
“Tapi kalau melihat animo masyarakat yang hadir hari ini, ada kemungkinan bisa lebih. Karena di hari pertama saja yang melakukan test drive itu luar biasa,” ujarnya.
Aktivitas test drive tersebut menjadi bagian dari strategi iCAR untuk memberikan pengalaman langsung kepada calon konsumen sebelum menentukan pilihan kendaraan.
Selain mengandalkan aktivitas pameran, ekspansi iCAR di Surabaya juga didukung jaringan ASCO Automotive. Dua Diler iCAR dipersiapkan di kawasan Jemursari dan HR Muhammad dengan konsep 3S, meliputi Sales, Service, dan Spare Parts.
Kehadiran dua dealer tersebut diharapkan memperkuat layanan purnajual sekaligus mendukung pengembangan pasar iCAR di Jawa Timur.
Melalui V23 dan V27, iCAR menawarkan dua pendekatan kendaraan energi baru kepada konsumen, yakni EV murni dan RE-EV. Strategi tersebut sekaligus menjadi upaya perusahaan memperluas penerimaan kendaraan elektrifikasi di pasar Jawa Timur. (M9)
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.




Komentar