oleh

Tahun 2019, Mini Jeep Targetkan Untuk Penyandang Disabilitas

Detiknews.id – Bisnis Otomotif selalu berkembang setiap tahunnya, kali ini Brand Mini Jeep hadir di blantika mobil roda empat mampu memberi sensasi berkendara unik seperti menaiki bumper cars. Karakter khas penjelajah yang dimiliki mobil Jeep tetap kokoh dan bandel, mampu diandalkan untuk menerobos medan light of-road bertanah maupun sungai dangkal berbatu.

Sebuah ketangguhan yang menjadi salah satu keunggulan vital milik Mini Jeep, meskipun fisiknya 1:50 atau setengah dari badan Jeep Willys MB yang terkenal karena digunakan tentara Amerika Serikat pada perang dunia ke II, dan telah diproduksi sebanyak 300 ribu unit.

Mini Jeep pertama kali hadir di Sema Show Amerika Serikat pada tahun 2016  menjadi alternatif untuk mendongkrak pariwisata di kota Osaka dan Tokyo, Jepang. Hari ini di gelar di Vila Palimanan Ciputra Surabaya Barat.

“Mini Cruiser sebagai pelaku otomotif dan impotir, tak pernah rela Indonesia ketinggalan dari tren otomotif di kalangan antusias Jeep dunia. Bergerak dengan diawali dengan riset produk dan pasar, produksi serta memenuhi administrasi regulasi impor. Pada September 2017 produk ini telah siap didistribusikan di seluruh Indonesia melalui Mini Jeep Indonesia dan Mini Jeep Surabaya,” tutur Gandi Founder Mini Jeep.

Masih dengan Gandi, ada 3 varian utama yang ditawarkan, yaitu Jeep Willys, Land Rover Defender dan Toyota Land Cruiser F140. Semuanya didesain tanpa atap dan dikomoditaskan sebagai pemuas hobi para penggila Jeep, alias belum bisa diterjunkan ke jalan raya.

“Klasifikasi Mini Jeep masih tergolong ATV yang tidak membutuhkan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor. Namun bila suatu saat diperlukan, Mini Jeep ini sudah di lengkapi nomor rangka dan mesin (Vin Number),” ungkapnya. Minggu (27/01/2019)

Menurut Gandi, kemudi setir berada di sebelah kiri memberi dimensi berbeda ketika dikendalikan, bahkan bila kita sebagai penumpang. Juga masih ada beberapa panel standar yang menempel di dasbor, seperti indikator speedometer, klakson sampai lampu mundur, netral dan sein Mini Jeep hanya dikontrol oleh dua pedal yang kanan untuk menggenjot gas, serta yang kiri memiliki fungsi rem tangan parkir.

Foto : Adelien Lakstri (Head Branch of Mini Jeep Surabaya) dan Gandi (Founder Mini Jeep) – detiknewsid/m9

“Walaupun sekilas seperti mainan, Mini Jeep dibangun untuk kebutuhan jelajah. Hal itu dibuktikan dengan kekuatan Rack and Pinion pada komponen kemudinya sama seperti digunakan mobil Jeep sungguhan agar rodanya memiliki efek anti geming kendati harus menghajar rute kasar dan berlubang. Untuk sistem pengereman, Mini Jeep difasilitasi dengan disc brake pada poms roda depannya, dan single disc brake di roda belakang,” pungkasnya.

Adelien Lakstri Head Branch of Mini Jeep Surabaya menambahkan, untuk memiliki sebuah unit Mini Jeep inipun beragam, disesuaikan dengan masing-masing varian sebagai berikut, Mini Willys 150 cc Rp. 48 juta, Mini Defender 125 cc Rp. 47 juta dan Mini F140, khusus dipersembahkan kepada penggemar kustom dimulai dari angka Rp. 50 juta.

“Planning target inovasi di tahun 2019 untuk melepas varian mid-engine dan Mini jeep yang ramah bagi penyandang disabilitas. Dan demi menjaga produk dari health issue, material tubuh jip yang ‘kecil-kecil tangguh’ untuk ke arena off-road kelas ringan ini terbuat dari plastik ABS ISO 9001 yang jauh lebih ramah dari bahan fiberglass,” tuturnya.

Masih dengan Adelien, akhirnya Mini Jeep menawarkan hiburan otomotif berdosis tagih cukup tinggi. Menyusuri turunan berkelok lereng bukit dipacu pada maksimum torsi 12 DK. Berbekal basis mesin berskala 1.300 mm dan hitungan panjang-lebar-tinggi sebesar 2100 x 1100 x 1030 mm, jeep mini ini jika pembatas kecepatan (throttle limiter) dibuka, benda ini cukup kencang hingga menyentuh kecepatan 70 km/jam.

“Memanfaatkan mesin sepeda motor bebek, dengan transmisi tiga percepatan /RWD bertenaga maksimal 12 DK torsi 11 NM, serta satu gigi mundur yang dioperasikan tanpa kopling persis mobil gokart,” tuturnya. Minggu (27/01/2019)

Assembly dan modifikasi Mini Jeep sepenuhnya dilakukan di Wbar Custom yang terletak di bilangan Rempoa, Ciputat, Tangerang Selatan. Semua onderdil seperti sasis, steering, engine, elektrik sampai body molding dari Cina, sebelum dirakit di bengkel juga menjadi distributor tunggal Mini Jeep di Indonesia tersebut. Bagi peminat di Surabaya, bisa langsung ke garasi Mini Jeep Surabaya di kawasan Pucang Anom.

Kenyamanannya berkendara dijamin oleh suspensi independen pada ke 4 rodanya. Sistem yang diberlakukan berupa MacPherson strut dengan coil over shock adjuster selayaknya komposisi mobil kekinian. Sedangkan untuk ban belakang pemakaian gear jenis 1531, maka akselerasi yang terjadi di antara poros kanan dan kiri dipastikan bergerak secara bersamaan. Jenis bannya sendiri adalah ATV ukuran 180/70 R8 inci yang tebal dengan jenis Mud-Terrain. (M9)

Komentar

Berita Terkait