oleh

Polisi Nyatakan Penampakan Pocong di Kelor Hoax

Detiknews.id.Tangerang – Kepolisian Polsek Sepatan menyatakan isu penampakan pocong di Desa Kampung Kelor adalah bohong (Hoax). Sebab sudah beberapa hari masyarakat belum bisa membuktikan lebih jelas adanya pocong tersebut.

Menurut Kapolsek Sepatan, AKP I Gusti Moh, masyarakat jangan mudah percaya dengan adanya konten-konten video pocong yang tersebar dimedia sosial tanpa adanya pembuktian yang jelas, dari pihak Kepolisian atau pemerintah setempat, mengenai isu penampakan pocong.

“Saya berharap masyarakat paham berita ini tidak benar, adanya kabar pocong yang tersangkut di pohon itu bohong, kita sudah buktikan dari kemaren sampai saat ini tidak ada apa-apa, jangan mudah percaya isu yang tidak jelas,” pintanya.

Gusti mengatakan, bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat, untuk menanggulangi isu-isu mengenai penampakan pocong di Desa Kampung Kelor yang selama ini cukup meresahkan masyarakat, yang datang dari medsos tanpa adanya bukti yang pasti.

“Yang jelas saya akan komunikasi dengan Kepala Desa Kampung Kelor, Binmas dan Bhabinsa, untuk beritahukan pada masyarakat, bahwa berita pocong tidak bisa dipercaya, kebenarannya belum bisa dipastikan,” ucapnya.

Lanjut Gusti memaparkan, adanya isu-isu penampakan pocong dimedsos menjelang pilkades, agar masyarakat tidak mudah terpropokasi dengan kabar tidak jelas. Ia berencana akan segera mencari pengeshare pertama video pocong didunia maya, yang membuat resah masyarakat.

“Inikan mau ada pilkades, takutnya bisa pengaruhi pesta demokrasi ini,¬† kalau bisa dicerna dahulu kebenarannya bila dapat berita jangan main share aja, kami akan cari yang sebar pertama kali video penampakan pocong dimedsos,” janjinya.

Sementara itu Bhabinkamtibmas Desa Kampung Kelor, Sertu Mukidi berencana akan membentuk sistem keamanan lingkungan (Siskamling) bersama aparatur setempat, agar masyarakat merasa nyaman, aman dan damai, serta tidak terpancing adanya isu-isu yang belum jelas kebenarannya.

“Insya Allah akan saya bentuk siskamling bersama ketua rt, rw serta masyarakat, supaya warga merasa tenang dan damai, serta tidak ada lagi isu-isu yang buat masyarakat resah,” pesannya.

Sebelumnya masyarakat ramai membicarakan isu penampakan pocomg yang tersebar dimedsos, dari mulai Kecamatan Pakuhaji, Kosambi hingga Sepatan Timur. (nani)

Komentar

Berita Terkait