oleh

Kue Lumpur Surga, Favorit Keluarga Raja Sutawijaya

Detiknews.id Surabaya – Ra. Hj. Diana Sutawijaya (80), salah satu keturunan Raja Sutawijaya dari Kesultanan Mataram, lahir di Banyuwangi tanggal 6 Desember, dengan anak 11 orang, cucu 27 orang, cicit 11 orang dan cucu mantu 7 orang. Suami Almarhum Muhammad Anis.

Dalam rangka merayakan ulang  tahunnya ke 80 tahun, diselenggarakan di Jalan Kebraon Manis I No. 49, Karang Pilang, Surabaya.

Foto : Ra. Hj. Diana Sutawijaya bersama cita rasa menu Nusantara warisan leluhur – detiknewsid/m9

Ra. Hj Diana mengatakan, saya dari masa muda sudah sering traveling dan kuliner dari Solo, Semarang, Banyuwangi, Surabaya. Motto saya selalu sabar dan ikhlas, tidak pernah memperlihatkan kesedihan. Hari tua saya isi dengan hobi gemar memasak, aktivitas olahraga dan ibadah mengaji.

” Di ulang tahun ini, saya berharap keluarga besar kumpul semua dan diberikan sehat wal afiat oleh Allah Swt. Dan semua keluarga bisa mendoakan dan membahagiakan saya di sisa usia yang sudah 4/5 abad ini,” tuturnya. Sabtu (07/12/2019)

Foto : Foto bersama keluarga – detiknewsid/m9

Lanjut Eyang Diana sapaan cucunya kepadanya,  saya merupakan anak ke 5 dari 10 saudara dan kini saya memiliki 11 anak dan yang 1 sudah meninggal, serta punya 27 cucu. Saya ini suka kuliner dan jalan-jalan sejak usia muda.

“Di ulang tahun ini, saya berharap keluarga besar kumpul semua dan diberikan sehat wal afiat oleh Allah Swt. Dan semua keluarga bisa mendoakan dan membahagiakan saya di sisa usia yang sudah 4/5 abad ini,” ujarnya saat diwawancarai awak media.

Saya punya cara  unik setiap merayakan  ulang tahun dengan memperkenalkan kuliner Nusantara  khas Palembang dan Banyuwangi pada semua keluarganya. Tidak pada umumnya yang biasanya ulang tahun dirayakan dengan pemotongan kue tar.

“Saya membuat olahan masakan sendiri, paling istimewa, yakni kue lumpur surga warisan nenek moyang. Selain itu, Empek-empek Palembang, Kerupuk Palembang dari ikan tenggiri, Rujak Soto Banyuwangi. Saya menghidangkan kuliner supaya keluarga rindu dan mendampingi saya yang sudah tidak muda lagi umurnya,” tambahnya.

Nur habida – anak ke lima dari Eyang Diana menambahkan, dengan umur segitu, Eyang Diana masih ingin jalan-jalan ke Solo dan Yogyakarta. Namun dengan keterbatasan kondisi fisik yang sudah tidak kuat seperti usia mudanya dulu, membuat Eyang belum bisa mewujudkannya.

“Harapan saya, eyang, cucu dan keluarga bisa sehat dan berumur panjang. Ada salah satu saudara yang tidak hadir diulang tahun ini. Itupun eyang merasa bekum lengkap ada yang kurang, beliau orang yang sabar, tekun dan telaten dalam membesarkan anak anaknya,” pungkasnya. (M9)

Komentar

Berita Terkait