oleh

Satresnarkoba Polrestabes Surabaya Amankan Wanita Hamil dan 1,8 Kilogram Sabu Putih Hijau

Detiknews.id Surabaya – Sabu seberat 1,8 Kilogram berhasil dibongkar Satresnarkoba Polrestabes Surabaya dibawah pimpinan AKBP Memo Ardian patut diapresiasi. Pasalnya, kepiawaian dalam memimpin kesatuannya dan membongkar banyak kasus Narkoba hingga seakarnya. Kegiatan ungkap kasus di gelar di Lapangan Tembak Polrestabes Surabaya,  Jalan Raya Sikatan Surabaya.

Ketujuh tersangka yang ditangkap Satresnarkoba Polrestabes Surabaya / M9

Bersama Kanit Idik I Resnarkoba Polrestabes Surabaya, AKP Raden Dwi Kennard berhasil mengamankan tujuh pelaku yaitu M Enjang (31) warga Perum Oma Green Land Gresik, Achmad Farid (51) Driyorejo, Gresik, Setiawan Ari (35) Magersari Sidoarjo, Jonny Krisna (37) Dukuh Gemol, Surabaya (Sabu Hijau). Kemudian Febrianto Krisna (32) Kedurus Surabaya, Sulis Mulia Sari (32) Kedurus Surabaya serta Aris Anton (47) warga Kedurus Surabaya.

“Kejadian bermula polisi menangkap EJ alias Enjang (31) pemilik 5 gram sabu. Selanjutnya EJ dan Aris Anton (47) alias AA diamankan, ” tutur Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian. Selasa sore (30/06/2020)

info DetikNews.ID

lanjut baca berita

Lanjut Memo, dari pengembangan berhasil mengamankan kedua pelaku SMS (Sulis Mulia Sari.red) istri AA yang menjadi pendata pembeli sabu. Kemudian petugas mengamankan 4 pelaku lain yang menjadi pengedar dan pengirim sabu.

Barang bukti yang disita Satresnarkoba Polrestabes Surabaya / M9

“Pelaku diamankan Satresnarkoba Polrestabes Surabaya karena terdapat barang bukti sabu sebanyak 1,8 kilogram. Mereka memiliki sabu dengan dua jenis yakni sabu putih dan sabu hijau. Pemilik sabu hijau yakni bernama Jonny Krisna alias JK (37). JK mengaku mendapatkan 2 kilogram sabu hijau dari pengedar secara ranjau,” jelasnya.

Pelaku Sulis Mulia Sari mengaku, hanya melalui pesan dan berkomunikasi secara jauh mengambil narkoba secara ranjau. Saya sedang hamil muda dan hanya nikah siri. Saya disuruh suami untuk mendata pemesan melalui ponsel khusus. Usai ia data, sang suami pun melakukan pengiriman barang, “ungkapnya.

Himbauan kepada para generasi bangsa dan masyarakat Surabaya khususnya,  jangan mengambil resiko akan bahaya narkoba. Karena cepat atau lambat,  Satresnarkoba Polrestabes Surabaya akan menemukannya dan memberantas hingga keakarnya. (M9)

Komentar

Berita Terkait