Satpol PP Akan Tutup Galian Tanah Yang Diduga Ilegal di Tangerang

Detiknews.id.Tangerang – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang akan segera menutup aktivitas galian tanah dibeberapa titik yang berada di Kabupaten Tangerang. Untuk menegakan peraturan daerah (Perda) nomor 13 tahun 2011.

Hal tersebut disampaikan Kepala  Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Tangerang, Bambang Mardisentosa saat dihubungi wartawan via whats app, Senin (10/12/19). Akan melakukan penertiban galian tanah tanpa ijin dibeberapa titik.

Bambang mengatakan, pihaknya akan selalu berusaha melakukan penutupan galian tanah yang tidak memiliki ijin lengkap sesuai SOP, untuk menegakan peraturan daerah nomor 13 tahun 2011 tentang rencana tata ruang, dan melindungi lingkungan dari dampak bencana alam.

“Seperti hari ini kami bersama tim gabungan lakukan penutupan galian tanah yang tidak ada ijinnya, demi penegakan Perda di Kabupaten Tangerang, mencegah adanya longsor,” ucapnya.

Bambang juga menegaskan, apabila para pengusaha masih membandel, pihak pemerintah akan mengambil sanksi tegas, terkait dengan kerusakan lingkungan yang sudah ditimbulkan, apalagi sampai adanya korban jiwa, bila ada pihak pegawai PNS yang bermain akan segera dilaporkan ke PPNS.

“Mungkin kita semua berharap, bagaimana kita semua dapat jaga dan lestarikan ekosistem yang ada,   secara bersama-sama dalam melestarikan alam kita, supaya Kabupaten Tangerang tetap gemilang sesuai dengan program Pak Zaki,” ajaknya.

Sudah beberapa titik galian tanah yang diduga ilegal ditutup Satpol PP Kabupaten Tangerang bersama Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup Dan Kebersihan, TNI, Polri dan Unsur Muspika Kecamatan Panongan, dan akan dilanjutkan ke kecamatan lain yang galian tanah diduga ilegal.(nani)

Komentar

Berita Terkait