Sabu 1 Kilogram, Berhasil Digagalkan Satresnarkoba Polrestabes Surabaya

Detiknews.id Surabaya – Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Surabaya yang berlokasi di Jalan Raya Sikatan Surabaya, kembali mengungkap kasus peredaran Narkoba jenis Sabu sejumlah 1 Kilogram.

Tersangka bernama Dolog Striyono (49) warga Jalan Kalianak Timur II Surabaya, pria pengangguran itu ditangkap di SPBU Jalan Mastrib nomor 237 Surabaya. Di duga diketahui Dolog merupakan kurir sabu jaringan lapas.

Kasatreskoba Polrestabes Surabaya Kompol Memo Ardian mengatakan, proses penangkapan itu dilakukan tim Satresnarkoba Polrestabes Surabaya pada Kamis (25/4). Proses penangkapan Dolog dilakukan dengan cara undercover oleh tim unit III Satresnarkoba Polrestabes Surabaya.

” Proses pembelian itu dilakukan setelah polisi mendapati adanya pengiriman besar yang hendak dipasok ke Surabaya. Dari penangkapan tersangka, kami amankan sejumlah barang bukti diantaranya beberapa poket sabu seberat sekilo, Handphone dan juga timbangan elektrik,” ungkap Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya.

Masih dengan Kompol Memo, dari hasil pengembangan dimiliki Dolog tersebut diperoleh dari seorang rekannya bernisial RT (DPO). Lalu saat didalami lebih lanjut, pemilik sabu tersebut berasal dari  salah satu napi di Lapas. Sedangkan, Dolog mengambil sabu itu dari salah satu hotel di kawasan Surabaya tengah.

“Tersangka mengaku kenal jaringan itu setelah ia sempat menjeguk temannya di lapas tersebut. Setelah itu, dia dikenalkan oleh salah satu napi yang menawarkan pekerjaan sebagai kurir sabu itu,” terang Memo.

Menurut Memo, tersangka mau menjalani pekerjaan itu lantaran tergoda dengan upah yang dijanjikan oleh bandar. Untuk satu kali antar, Dolog akan diberi upah sebesar Rp 4 juta. Namun upah itu akan diberikan ketika Dolog selesai melakukan pekerjaannya.

“Namun karena tersangka baru pertama kali dan sudah kami tangkap, maka ia belum sempat menerima upah yang dijanjikan itu,” pungkas Memo. Senin (13/05/2019)

Foto : Barang bukti yang disita petugas – detiknewsid/m9

Barang bukti yang disita petugas berupa, 15 paket kristal sabu dengan berat total 986,63 gram sabu beserta bungkusnya, 1 unit tas  pinggang, 1 buah timbangan elektrik, 1 buah hand phone berikut simcardnya dan 1 unit motor Honda Revo.

Akibat perbuatannya tersangka dijerat  Pasal 114 (2) Subsider pasal 112 ayat 2 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkoba, tersangka terancam hukuman mati atau seumur hidup. (M9)

Komentar

Berita Terkait